Rabu, 11 Desember 2019

Genmuda – Charlie’s Angels kembali hadir dalam versi reboot untuk kedua kalinya. Setelah diperankan oleh Drew Barrymore, Cameron Diaz, dan Lucy Liu di awal tahun 2000an, kini ketiga jagoan cantik itu kembali hadir dengan tiga aktris muda, Kristen Stewart, Naomi Scott dan Elle Balinska.

Ketiga jagoan cantik ini harus saling bekerjasama untuk menyelesaikan misi berbahaya yang diperintahkan oleh para atasan mereka, yang disebut Bosley. Semenarik apa filmnya? Berikut Genmuda.com bahas review lengkapnya buat Kawan Muda!

Perebutan teknologi berbahaya

©SonyPictures/2019

Film dibuka dengan aksi Sabina Wilson (Stewart) yang sedang meringkus bos mafia, Jonny Smith (Chris Pang), yang sengaja melakukan pencucian uang amal untuk kepentingan organisasinya. Gak lama berselang giliran Jane Kano (Balinska) yang langsung masuk dan melumpuhkan semua anggota mafia tersebut. Aksi inilah yang memberikan gambaran kekuatan para jagoan wanita yang dijuluki sebagai Angels.

Cerita berlanjut ketika Sabina dan Jane mendapatkan tugas dari seorang klien bernama Elena Houghlin (Scott). Selidik punya selidik, Elena merupakan seorang ilmuan muda yang bertanggung jawab dalam pengembangan alat pintar bernama Brock. Sebagai perangkat pintar, Brock ternyata bisa diretas untuk diubah menjadi sebuah senjata mematikan.

Elena yang tau celah ‘cacat produk’ tersebut berusaha melaporkan hal itu kepada atasannya. Namun sang atasan malah tutup mulut dan berusaha menjual Brock kepada penawar tertinggi di pasar gelap. Ia pun langsung melaporkan itu kepada seorang Bosley (Djimon Hounsou).

Sayang, informasi yang diberikan oleh Elena telah lebih dulu bocor. Meski dibantu Jane dan Sabina, Bosley pun akhirnya tewas dari seorang pembunuh bayaran yang berusaha memburu Elena. Dibantu dengan Bosley lainnya (Elizabeth Banks), para cewek tangguh ini pun berusaha menguak siapa dalang dari aksi kejahatan tersebut. Bisa atau engga ya?

Yang bagus

©SonyPictures/2019

Elizabeth Banks yang merangkap sebagai produser, sutradara, dan penulis skenario boleh dibilang cukup jeli menghadirkan pesan girls power dalam berbagai bidang. Gak cuma dalam segi baku hantam doang ya, tapi juga dalam bidang lain kayak teknologi dan sains yang diwakilkan oleh sosok Elena.

Selain menampilkan pemeran yang lebih muda, film reboot ini juga memberikan pandangan baru dari agensi rahasia Charles Townsend yang kini udah GO internasional. Jika sebelumnya Bosley digambarkan pada satu orang doang, maka di sini ada banyak Bosley yang memimpin banyak Angels.

Dukungan soundtrack di film-film ini juga menjadi nilai lebih dalam aksi yang dijalankan oleh para Angels mulai dari awal sampai akhir film. Bohong deh kalo lo gak naksir sama salah satu playlist soundtracknya.

Yang mengecewakan

©SonyPictures/2019

Bukan perkara mudah membuat ulang film yang pernah booming kayak “Charlie’s Angels” kali ini. Banyaknya tokoh yang muncul dan ingin dibahas dalam film memaksa jalan ceritanya jadi gak fokus.

Walau syarat akan pesan girls power, film ini justru terasa lemah dalam segi koreografi pemainnya. Alhasil kita malah disuguhkan karakter cowok yang gampang banget dikalahin. Belum lagi sejumlah angle kamera yang diambil dalam adegan pertarungan terkesan biasa banget, bahkan cenderung kurang nyaman dinikmati.

Biarpun humor yang dibawakan cukup banyak, penulis merasa itu semua gak cukup menolong buat membangun chemistry antara tiga tokoh utamanya. Kristen Stewart, Naomi Scott dan Elle Balinska kayak berjalan sendiri-sendiri tanpa ada ikatan kuat sebagai sahabat ataupun rekan satu tim yang bikin emosi penonton naik turun.

Kesimpulan

Dengan tampilan cukup lebih modern “Charlie’s Angels” boleh dibilang cukup menjanjikan. Sayangnya dengan akting pemain yang ‘biasa-biasa’ aja dan cerita yang mudah ditebak, penonton seolah dijejeli oleh film reboot yang cuma menjual bintang-bintang muda yang tengah naik daun dengan kemasan girls power ala kadarnya. Cukup fresh sih, cuma jika boleh dibandingkan dengan pendahulunya maka penulis berpesan, “jangan berekspektasi terlalu besar.”

Di Indonesia filmnya tayang mulai hari ini, Rabu (13/11). Buat lo yang masih penasaran sama review di atas silakan simak trailer di bawah ini!

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.