Senin, 20 Mei 2019

Genmuda – Jelang akhir bulan ini ada satu film baru yang cocok untuk masuk dalam movie list Kawan Muda, filmnya berjudul “Extreme Job”. Tayang mulai tanggal 20 Februari 2019 di Indonesia, film ini menyajikan aksi konyol anggota kepolisian yang siap mengocok perut kamu.

Digarap oleh mantan sutradara “Twenty” (2015), Byeong-heon Lee, “Extreme Job” emang gak menjual drama cengeng apalagi adegan action yang penuh aksi baku hantam. Cerita yang dihadirkan murni ceng-cengan, dan jokes receh ala Negeri Gingseng. Terus apa aja sih yang bikin kamu layak nonton film ini? Berikut ulasan lengkapnya!

Anggota polisi yang selalu sial

via: Hancinema
©CJ Entertainment/2019

Film langsung dibuka oleh aksi penggrebekan seorang pengedar narkoba yang dilakukan oleh Kapten Go (Ryu Seung Ryong) dengan keempat anggotanya, Jang (Lee Hanee), Ma (Jin Seon Kyu), Young Ho (Lee Dong Hwi) dan Jae Hoon (Gong Myung). Maksud hati ingin meminimalisir kerugian publik, mereka malah membuat kerugian besar pihak kepolisian demi menangkap satu orang pengedar narkoba.

Saat mengalami tekanan dari pihak atasan dan divisi mereka terancam dibubarkan, Kapten Go mengalami nasib lebih apes karena juniornya Detektif Choi (Song Young Kyu) malah udah naik jabatan. Di tengah kekonyolan yang mereka perbuat, Detektif Choi membocorkan informasi kepada Kapten Go buat menangkap gembong narkoba bernama Moo Bae (Shin Ha Kyun).

Aksi pengintaian markas anak buah Moo Bae pun berakhir sia-sia. Kapten Go dan anak buahnya malah harus menghabiskan waktu berjam-jam di restoran ayam goreng, malah harus dicurigai oleh warga di sekitar restoran.

Di sisi lain, pemilik restoran tersebut sedang mengalami kebangkrutan dan berniat menjual restorannya. Entah ide dari mana, Kapten Go cs. langsung membeli restoran tersebut untuk menjadi lokasi pengintaian. Namun siapa sangka, ide absurd tersebut malah jadi bumerang buat mereka. Bukannya mengintai penjahat kedai ayam goreng tersebut malah ramai didatangi pengunjung hingga viral di seluruh Korea Selatan.

Sekarang kelima polisi tersebut malah harus memilih antara melanjutkan karir mereka di kepolisian walau selalu sial atau memilih berdagang ayam goreng untuk mendulang banyak uang.

Maksa tapi tetep konyol

via: Hancinema
©CJ Entertainment/2019

Sekilas sekenario film yang ditulis sendiri oleh sutradaranya ini emang terkesan maksa. Dalam artian mungkin hampir gak ada polisi berpengalaman yang sebegitu niatnya membeli restoran ayam goreng cuma buat mengintai sekelompok penjahat. Untungnya Byeong-heon Lee jeli menyelipkan adegan slapstick atau cuma sekedar celetukan kocak.

Seperti halnya film Korea kebanyakan unsur drama keluarga tetep disajikan dalam “Extreme Job” walau cuma muncul sedikit tapi adegan inilah yang kemudian bikin film berjalan mulai sedikit ngebosen.

Mungkin sutradaranya emang sedikit mau ngasih sisi lain Kapten Go sebagai seorang ayah sekaligus kepala rumah tangga. Tapi kalo buat penulis sih tanpa adanya bagian tersebut cerita film ini tetep aman buat dinikmati, karena 95 persen kehidupan Kapten Go terjadi di luar rumah.

Pujian layak diapresiasi buat akting Ryu Seung Ryong yang emang jago mainin emosi penonton dan ngasih ekspresi yang total. Pemain “Miracle in Cell No.7” ini mampu menjadi sosok kapten tim polisi yang konyol tapi tetep kharismatik. Sedangkan keempat anak buahnya juga berhasil mengimbangi kekonyolan kapten mereka dengan segala aksi absurd dan lebay di sepanjang film.

Kesimpulan

via: Hancinema
©CJ Entertainment/2019

Sebagai film action komedi komposisi adegan action di film ini mungkin cuma intens pada 20 menit akhir. Namun inilah yang menjadi daya tarik dari semua ke-absurd-an kelima anggota polisi yang sambilan jadi tukang ayam goreng.

Jalan cerita maksa yang penulis singgung sebelumnya juga jadi bisa dimaklumin karena ada benang merah yang sengaja ditaruh di akhir cerita film ini. Gak bikin kamu ngakak sampe sakit perut sih, at least dari 110 menit “Extreme Job” mampu memancing tawa kamu dari becandaan receh yang sering kita temuin dalam kehidupan sehari-hari.

Well, dengan penilaian di atas gak heran deh kalo film ini masuk sebagai salah satu film terlaris di Korea Selatan. Kamu masih penasaran? Coba tonton dulu aja trailernya di bawah ini, selamat menonton!

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.