Minggu, 16 Desember 2018

Genmuda – Futsal menjadi olahraga yang banyak digemari oleh banyak orang Indonesia. Mulai dari ukuran lapangan dan jumlah pemain yang lebih kecil daripada sepakbola, bikin olahraga satu ini cocok banget dimainkan sama postur orang Indonesia yang kecil, tapi tetep gesit dan lincah.

Dalam satu dekade terakhir, futsal malah jadi olahraga potensial bagi para atlet muda asal Indonesia. Salah satu wadah buat mencari para talenta olahraga itu pun ada pada gelaran Pocari Sweat Futsal Championship 2018.

Turnamen futsal tingkat nasional ini adalah sebuah kompetisi futsal tingkat SLTA yang udah rutin diselenggarakan sejak sembilan tahun lamanya. Goks kan!

Dalam konferensi pers di The Sultan Hotel, Jakarta, Selasa (13/11), Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Ricky Suhendar, bilang ke awak media bahwa animo peserta Pocari Sweat Futsal Championship setiap tahun terus meningkat.

“Dari awal-awal (diadakan) cuma ada 6 kota saja, tapi tahun ini kita sudah mencakup 19 provinsi, 43 kota, dengan merekrut 897 sekolah tingkat SLTA, dan melibatkan lebih dari sepuluh ribu atlet tingkat SLTA.” jelas Ricky.

Lewat tema “Be The Next Athlete” acara ini juga diharapkan mampu menghadirkan calon bintang masa depan buat Timnas Futsal Indonesia. Bahkan gak sedikit jebolan kompetisi ini udah banyak melanjutkan karir ke timnas, kayak Ardiansyah Runtuboy dan Rio Pangestu.

Dukungan Kemenpora

©Genmuda.cacom/2018 Liki
Menpora, Imam Nahrawi ©Genmuda.cacom/2018 Liki

Angin segar kompetisi futsal bagi anak-anak SLTA ini juga mendapat respon positif dan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, kompetisi ini sangat medukung pembinaan dan regenerasi atlet muda khususnya futsal.

“Adanya kompetisi ini bukan hanya memberikan harapan besar bagi pelajar, yang kemudian menjadi atlet nasional tapi inilah pentingnya mereka bertemu satu sama lain, mengungkapkan kegembiraan, sekaligus membawa futsal Indonesia untuk lebih berprestasi di dunia internasional.” harap Menpora.

Meski tidak semua peserta menjadi pemenang, Menpora tetap berpesan bahwa lewat kompetisi ini Kawan Muda yang bukan atlet sekalipun bisa ikut mencintai olahraga. “Karena dengan olahraga lah bangsa ini bisa berdiri sejajar dengan negara-negara lain,” tutupnya.

Tim-tim favorit final bakal kembali bertemu

©Genmuda.cacom/2018 Liki
Ki-ka: Ben Kasyafani, Alif Setyo Punggul, Ricky Suhendar, dan Usman Alatas ©Genmuda.cacom/2018 Liki

Selain menampilkan talenta futsal, kompetisi ini juga menjadi turnamen rutin tim-tim favorit seperti SMA 8 Bekasi yang telah tiga kali lolos ke partai championship. Menurut Pelatih dan Guru Olahraga SMA 8 Bekasi, Usman Alatas, setiap tahun pesaingannya cukup ketat.

“Di Jabodetabek ada Smantic tim SMA 3 Cibinong dan ada wakil Papua, SMA 4 Jayapura, sekolah Runtuboy.” papar Usman

Senanda dengan pelatihnya, Kapten Tim Futsal SMA 8 Bekasi, Alif Setyo Punggul bilang kalo lawan yang paling dia antisipasi adalah SMA 4 Jayapura. Soalnya sejak 3 kali lolos ke babak Grand Championship wakil Jabar ini belum pernah menang sama sekali, termasuk di partai final pada tahun 2014.

“Target juara pasti ada, untuk itu kita rutin udah menjalani latihan 6 hari seminggu. Kalo dibilang kalah strategi dari mereka (SMA 4 Jayapura) sih engga, cuma main mereka lebih ngotot. Oleh sebab itu kami berusaha main lebih kalem kalo nanti bertemu mereka lagi.” beber Alif kepada Genmuda.com.

Final di Solo

©Genmuda.cacom/2018 Liki
Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Ricky Suhendar ©Genmuda.cacom/2018 Liki

Sejak tahun 2010, Pocari Sweat Futsal Championship rutin digelar mulai bulan April dan berakhir di bulan November. Sebelumnya para sekolah terlebih dahulu melakukan proses seleksi regional match dan dilanjutkan dengan macth nasional, setelahnya para pemenang bakal diadu lagi pada babak Grand Championship.

Setelah tahun lalu babak Grand Championship dihelat di Bandung, maka kali ini kota yang dipilih adalah Solo dan dilangsungkan pada tanggal 16-18 November 2018. Total hadiah yang diperoleh berjumlah Rp 400 juta rupiah.

“Di Solo nanti ada 19 sekolah dari masing-masing provinsi untuk bertanding dan akan memperebutkan piala Kemenpora yang sudah 9 tahun bergilir setiap tahun.” ungkap Ricky.

Well, kalo kamu kepo sama calon atlet futsal Indonesia dari turnamen ini, tonton aja pertandingannya secara streaming di sosial media Pocari Sweat Indonesia. Kalo mau dateng langsung ke Solo juga boleh, gimana enak di kamunya aja, gengs. YAKAN!

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.