Rabu, 19 September 2018

Genmuda – Pertandingan Belgia vs Inggris, 14 Juli malam lebih dari sekedar perebutan juara tiga. Meski bukan rebut gelar juara, babak play-off itu jadi momen kedua tim berebut gengsi dalam perhelatan sepakbola.

Gareth Southgate, pelatih Inggris dikutip Metrotvnews.combilang, “Kami punya motivasi tinggi untuk bermain. Kami punya kesempatan memenangkan salah satu medali di Piala Dunia,” kata beliau.

Roberto Ramirez, pelatih Belgia pun sama berapi-apinya. “Kami ingin menang. Setiap anak dan penggemar Belgia berhak merasakan sensasi itu,” kata Ramirez dikutip DNAIndia.com.

Pertanyaannya? Kenapa kedua pelatih masih ngasih semangat satu juta persen dalam pertandingan yang (sori aja nih) terbilang perebutan juara ecek-ecek?

1. Momen balas dendam

via Sky Sports
(Sumber: Sky Sports)

Pada babak penyisihan, Inggris dan Belgia ada pada grup yang sama. Saat bertemu dalam pertandingan perebutan juara grup, Belgia menang 0-1.

“Belgia mengalahkan kami. Jadi, kami juga ingin membuat perhitungan dengan mereka,” kata Southgate.

2. Haus gelar

via metrotvnews.com)
Gareth Southgate, pelatih Inggris. (Sumber: metrotvnews.com)

Baik Belgia atau pun Inggris sama-sama haus gelar. Belgia gak pernah main bagus di Piala Dunia sejak 1986. Saat itu, mereka juga masuk babak perebutan juara tiga lawan Prancis lalu kalah. Inilah momen mereka buktiin diri.

Sementara itu, Inggris punya beban. Timnas putri mereka sukses meraih perunggu pada Piala Dunia 2015 di Kanada. Gak mungkin Southgate rela cowok-cowok asuhannya kalah prestasi dari timnas cewek.

3. Ambisi pribadi

via kompasiana
(Sumber: kompasiana)

Sudahlah. Gak perlu dibilang pun kita semua tau Harry Kane berambisi jadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2018. Apalagi, kini doi masih berada pada posisi puncak dengan 6 gol.

Di bawahnya, doi dibayangi Romelu Lukaku dengan 4 gol yang juga kebetulan banget berasal dari Belgia. Besar kemungkinan dua pemain itu main ngotot sepanjang pertandingan.

4. Momen naik/mempertahankan tingkat

via DNA India
Roberto Ramirez, pelatih Belgia. (Sumber: DNA India)

Kemenangan pada perebutan juara tiga itu bakal punya makna besar bagi kedua tim dalam penentuan peringkat FIFA. Bila menang, maka posisi Belgia di peringkat tiga bakalan aman. Malah, bisa makin mepet Brazil di posisi kedua.

Sementara itu, Inggris bisa naik peringkat dari posisi 12 yang kini juga didiami Denmark. Makin tinggi peringkat berarti makin besar kemungkinan bisnis ke depannya.

5. For the sake of football

 

Sepak bola adalah soal menang. Demi itu, Southgate dan Ramirez akan memacu anak asuhnya main 100% atau 101% kalau bisa. Yang jelas, gak ada pihak yang mau pulang dengan tangan hampa. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.