Jum'at, 17 November 2017
Gaya HidupTeknomotive

Motor Listrik Pertama Indonesia Diuji Coba (Berdoa Yuk Supaya Cepet Rilis)

via IstimewaMenteri ESDM Ignasius Jonan lagi jajal Gesits. Hazek. (Sumber: Istimewa)

Genmuda – Amerika Serikat punya mobil Tesla dan motor Harley Davidson. Inggris tetep bangga sama mobil Rolls Royce dan motor Royal Enfield. Sementara itu, Indonesia lagi sibuk rampungin produksi mobil Molina dan motor Gesits. Keduanya bergerak dengan tenaga listrik.

Pengembangan alat transportasi itu sejalan sama rencana umum terkait energi yang dirancang Presiden Joko Widodo. Project mobil listrik nasional (Molina) diserahkan ke UI, ITB, UGM, UNS, dan ITS. Dengan bantuan dana dari pemerintah, mobilnya kini dalam tahap purwarupa.

Project motor listrik awalnya dipegang sama ITS bersama Garansindo dengan produk Gesits. Desain motor canggih itu udah jadi dengan bentuk mirip skuter matik mewah. Prototipenya bahkan lagi diuji coba Menteri ESDM Ignasius Jonan, Kamis (19/10).

Motor yang bikin penasaran sekaligus mupeng ini pun udah dipamerin lewat websitenya. Sambil nunggu proses produksi massalnya rampung, yuk simak beberapa faktanya di bawah ini.

1. Dukungan pemerintah makin besar

via gesits.co.id
Penampakan mesin dan rem cakram belakang Gesits. (Sumber: gesits.co.id)

Pada 19 Agustus lalu, dukungan pemerintah makin keliatan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pihak Gesits dengan Wika Industri & Konstruksi yang disaksikan sejumlah perwakilan pemerintah.

Hadir di acara itu Menristek Muhammad Nasir. Ada juga Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) I Gusti Putu Surya. Terus, ada lagi Kepala Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan Djoko Sasono.

2. Pabrik di kompleks industri Wijaya Karya (Wika)

Pabrik motor canggih karya Indonesia itu terletak di kompleks industri Wijaya Karya, Cileungsi, Bogor. Dikutip Kompas.id, 19 Agustus, Direktur Gesits Harun Sjech bilang, pabriknya mampu produksi 50 ribu unit tiap tahun untuk tahap pertama.

3. Siap diproduksi Desember 2017

via gesits.co.id
Tampak samping lampu depannya. (Sumber: gesits.co.id)

Apabila berjalan lancar, produksinya berlangsung Desember 2017 dan unitnya dikirim ke para pemesan pada kuartal pertama 2018. Untuk mencapai tahap penggunaan massal itu, Gesits berarti harus udah siap sedia volume produksi yang gede, pemasaran, suku cadang, bengkel, dan pusat pengisian energi.

4. Pake baterai lithium-ion

Sumber tenaga motor tersebut berasal dari baterai lithium-ion yang juga merupakan baterainya ponsel-ponsel canggih. Kapasitasnya sebesar 5.000 wh.

5. Pengisian 3-4 jam untuk 100 km

via gesits.co.id
Peringatan hati-hati kesetrum. (Sumber: gesits.co.id)

Dari web resmi Gesits, baterai sebesar itu bisa terisi penuh dengan pengisian selama 3-4 jam. Dalam keadaan baterai terisi penuh, Gesits tipe pertama bisa melaju hingga 80 – 100 kilometer.

Kalo dihitung dengan tarif dasar listrik Rp 1.467, maka satu baterai butuh Rp 30 ribu untuk terisi penuh selama 4 jam supaya melaju 100 km. Sementara itu, skutik berbahan bakar Pertalite butuh sekitar 15 ribuan untuk nembuh jarak yang sama.

6. Uji coba Jakarta-Bali

Data itu juga udah teruji dengan rute Jakarta-Bali, sebelum Pak Jonan mengujinya di Jakarta.

7. Performa mantep juga

via gesits.co.id
Infografis keterangan parts motor. (Sumber: gesits.co.id)

Dengan tenaga baterai, motor Gesits bisa mencapai kitiran hingga 3.000 rpm dan tenaganya mencapai 5 kw. Kalo Vario New 150 bisa mencapai kitiran hingga 8.000an rpm dengan tenaga 9,3 kw.

Akan tetapi, motor Gesits menang dari segi torque yang mencapai 15 Nm berdasarkan data. Motor Vario New 150 hanya punya torque sebesar 12,8 Nm. Intinya, sih, motor listrik perdana Indonesia gak kalah dari motor produksi pabrik besar dari Jepang.

8. Rem cakram ganda

via gesits.co.id
Panel kece. (Sumber: gesits.co.id)

Gak cuma di ban depan, Gesits juga dipasangi rem cakram di bagian belakang. Biar apa? Biar motor ini lebih mudah berhenti karena gak punya pengereman mesin yang ada di motor bensin.

9. Motor terbilang pintar

Semua perlistrikan dan operasi motor tersebut diatur dalam sistem operasi (OS) dengan prosesor 1 Ghz. Komputer yang menjadi “otak” motor itu terletak di bagian batok motor.

Berkaca dari perkembangan mobil Model T hingga menjadi Tesla seperti sekarang, OS tersebut lama-lama bisa terhubung dengan internet dan menerima pembaruan sistem.

Di Tesla yang sekarang, tiap setingan mobil bisa berubah tanpa perlu ke bengkel. Melainkan, dengan mengupdate sistemnya. Prosesnya persis seperti yang dilakuin Kids Jaman Now saat mengubah setingan ponsel dengan cara mengupdate OS. Semoga aja Gesits bisa secanggih itu nanti.

10. Ngegarap bareng profesional dunia motor

via gesits.co.id
Mata genit lampu motor tampak depan. (Sumber: gesits.co.id)

Kamu tau siapa itu Garansindo? Mereka adalah perusahaan yang menangani brand-brand asing macam Chrysler, Fiat, Alfa Romeo, Jeep, Dodge, Volvo, Ducati, Scambler, Italjet, Peugeot, dan Zero Motorcycle. Gokil gak!?

Bonus: Udah bisa dipesan

Serius. Motor listrik kece badai itu udah bisa dipesan lewat situsnya. Kamu tinggal isi formulir, nanti akan dikirim email mengenai ketersediaan produknya. Namun begitu, belum ada harga pasti mengenai motornya. Semoga aja gak jauh-jauh dari 20 jutaan, kayak motor standar lain. Mari kita ucapkan Amiin. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.