Senin, 18 Maret 2019

Genmuda – Satu lagi kabar baik datang dari dua anak muda Indonesia. Mereka adalah Nurrahmah Hanifianti dan Mohammad Qoimam Bilqisthi Zulfikar yang mewakili Indonesia dalam Pekan Talenta Muda Saintifik Frankofon (Semaine des jeunes talents scientifiques francophones) di Paris, Perancis pada 1-7 Desember 2018.

Acara yang diinisiasi sama Institut Prancis di Indonesia (IFI) – Kedutaan Besar Prancis di Indonesia bekerja sama dengan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) ini diikuti oleh 45 peserta dari 26 negara dan diadakan di dua pusat budaya ilmiah dan teknologi di kota Paris yaitu Cité des Sciences et Industrie dan Palais de la découverte.

Baik Nurrahmah dan Zulfikar mendapat kesempatan melihat proses di balik layar pameran ilmiah dan jurnalisme ilmiah sekaligus bertemu para profesional pendidikan, inovasi dan teknologi.

“Pekan Talenta Muda Saintifik Frankofon bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran budaya ilmiah dan mendorong inisiatif promosi penelitian dan inovasi di kalangan anak muda.” kata Atase Kerja Sama Ilmiah Kedubes Prancis di Indonesia, Nicolas Gascoin dalam rilis yang diterima Genmuda.com.

Tahun ini acara Pekan Talenta Muda Saintifik Frankofon menekankan pada pemakaian bahasa Prancis sebagai bahasa ilmiah serta keikutsertaan perempuan dalam bidang sains.

Siapa sih Nurrahmah dan Zulfikar?

Nurrahmah Hanifianti adalah mahasiswa jurusan Kimia Organik di Universitas Bretagne Occidentale (UBO Perancis) dan telah berpartisipasi dalam berbagai acara komunikasi ilmiah untuk masyarakat umum, seperti Festival Sains atau Malam Peneliti Eropa.

Sedangkan Mohammad Qoiman Bilqisthi Zulfikar adalah mahasiswa Kedokteran Universitas Surabaya Nahdlatul Ulama. Dia aktif dalam penyuluhan dan pendidikan seks di kalangan anak muda Indonesia. Cowok satu ini berpartisipasi dan memenangkan penghargaan Kategori Buzz untuk film pendeknya dalam Festival Film Promosi Kesehatan Mahasiswa Internasional (Festival international du film de promotion de la sante des étudiants) yang diadakan oleh Universitas Sorbonne Prancis pada Januari 2018.

Mereka terpilih mewakili Indonesia di ajang Pekan Talenta Muda Saintifik 2018 dari 30 kandidat yang mendaftar melalui IFI-Kedutaan Besar Prancis berkat keterlibatan yang kuat dalam kegiatan mempromosikan dan mempopulerkan sains serta penguasaan sempurna bahasa Prancis.

“Saya senang bisa bertemu seorang jurnalis saintifik. Perannya di penyebaran berita sains terutama soal perubahan iklim yang mana bidang yang saya sangat tertarik, memberi kesempatan untuk beliau terjun langsung ke lapangan dan bertukar pikiran langsung dengan para peneliti.” terang Nurrahmah saat ditanyai kesan-kesannya mengikuti acara ini,

Selain dari Indonesia, peserta terpilih juga datang dari Aljazair, Australia, Kanada, Chili, Tiongkok, Kolombia, Komoros, Pantai Gading, Amerika Serikat, Ekuador, Irlandia, Kazakhstan, Kuwait, Madagaskar, Mali, Gabon, Nigeria, Norwegia, Portugal, Qatar, Rusia, Senegal, Singapura, Slovakia dan Venezuela. (sds)

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.