Rabu, 11 Desember 2019

Genmuda – Jepang dikenal sebagai negara asia yang sering menghasilkan teknologi mutakhir sekaligus nyentrik. Mulai dari penemuan yang berguna untuk kebutuhan hidup hingga penemuan gak berfaedah yang bikin kita geleng-geleng kepala.

Kali ini ada penemuan buat Kawan Muda yang mungkin punya masalah buang angin alias kentut sembarang. Walaupun kentut menyehatkan, tapi jika kalo kentut sembarang terus mengeluarkan suara dan bau gak sedap tetep aja jadi bikin ilfeel.

Tanpa bermaksud melarang orang untuk menahan kentut biar gak malu, ketiga orang mahasiswa Universitas Tokyo Gakugei, yakni Kazunobu Fuse, Kazuhiro Saito, dan Junichi Saito kemudian punya ide menciptakan celana dalam anti-kentut yang berfungsi meredam suara dan bau yang dikeluarkan oleh tubuh manusia.

“Kami ingin membuat pakaian dalam untuk membebaskan orang-orang dari tekanan karena harus menahan kentut lantaran ada orang lain di sekitar mereka, dan tidak membahayakan bagi kesehatan fisik mereka,” kata Fuse.

Tahap pertama ketiga mahasiswa yang masuk tahun ketiga di kampus ini mencari cara supaya bunyi kentutnya bisa diredam. Mereka menemukan cara dengan menghambat gelombang dan penyerapan suara dengan meletakan ponsel dalam kaleng logam yang ditutup.

Dari situ diketahui bawasannya gelombang suara akan memantul dalam lingkungan kedap suara. Meeka juga menemukan banyak material kedap suara yang dijual secara komersial.

Sedangkan untuk meredam bau kentut. Mereka melakukan percobaan dengan manfaatkan kertas karbon yang dicampurkan dengan senyawa amonia dan hidrogen sulfida dengan bau menyengat. Hasilnya diketahui bahwa massa karbon akan meningkat dan menyedot bau.

Masih dalam bentuk prototipe

Setelah berhasil menemukan metode peredaman suara dan bau ketiganya lantas merancang sebuah celana dalam yang menggunakan komponen arang aktif, besi anti-karat, dan dua busa kedap suara yang dijahit dengan lapisan kain untuk menahan semua komponen tersebut.

Sayangnya prototipe celana dalam anti-kentut ini masih belum seratus persen ampuh. Fuse bilang bahwa aroma gas yang dikeluarkan emang tidak akan menyengat namun masih bisa dicium dengan jarak kurang dari 30 centimeter. Ya, kali ada orang yang dengan sengaja nempeling hidung mereka sedeket itu dengan bokong orang lain? Engga kan.

(Sumber: Istimewa)

Sedangkan untuk suaranya celana dalam ini berhasil menekan suara gas dari dalam perut.”Hasilnya tidak terlalu sempurna..” kata Fuse.

Ke depan hasil penemuan mereka ini akan difokuskan pada desain dan kenyamanan penggunanya. Mulai dari bentuk yang pas di bokong serta bahan yang lebih lembut dan ringan saat digunakan.

Barang kali kamu ada bermasalah sama kentut, gak ada salahnya mencoba ide remaja Jepang di atas. Siapa tau bakalan laris kalo dipasarkan di Indonesia. LOL.

 

Sumber: Yahoo News | (sds)

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.