Rabu, 23 Oktober 2019

Genmuda – Kurang peka menyebabkan status jomblo susah (banget) berubah jadi “in relationship.” Kondisinya makin parah saat semua perhatian lebih sering terpusat ke ponsel daripada ke lingkungan sekitar. Lirikan orang jadi engga disadari atau malah berlalu begitu aja.

Padahal momen saat beradu pandangan sama seseorang sebenernya bisa berkembang jadi sesuatu hal yang lebih positif. Soalnya jodoh itu ditemukannya lewat dunia nyata, bukan aplikasi macam Tinder dan kawan-kawannya. *Asik.

Menyadari betapa kasihannya para jomblo, empat desainer teknologi dari kampus Imperial College London dan Royal College of Art, Inggris membuat sebuah sensor pendeteksi tatapan. Iya bener, TATAPAN. Jadi nih alatnya bisa dipasang di area bahu dan dada yang kemudian memberikan getaran ketika ada yang curi-curi pandang sama kamu.

via feelripple.com
(Sumber: feelripple.com)

Alat itu bergetar lagi ketika pemakainya nengok ke arah sorotan mata. Dengan begitu, tiap orang yang diliatin dan ngeliatin punya kesempatan kenalan, ngobrol, dan abis itu jadian. (Kalo yang ini perlu niat lebih).

Nah, empat desainer ini percaya bahwa teori komunikasi dua orang itu bakal lancar karena pelaku ‘curi-curi’ pandang udah punya ketertarikan di awal, sementara bagi orang yang diliatin pun ngerasa senang karena dianggap menarik.

Masa sih sekeren itu alatnya?

via feelripple.com
(Sumber: feelripple.com)

Fungsi perangkat bernama Ripple itu sepintas keren, tapi lain halnya dengan desainnya. Bayangin kombinasi anemon laut, tentakel ubur-ubur, dan terumbu karang lunak nempel di bahu kamu.

Belum lagi setiap ujung tentakelnya merupakan tempat sensor dengan tambahan sepasang kamera untuk bahu kiri-kanan. Ya, dengan kata lain pemakainya seolah memiliki indera keenam.

Kalo bentuk alatnya emang seaneh itu, wajar aja kan kalo semua orang jadi ngeliatin, –tapi bukan karena kagum ya, melainkan ngerasa penggunanya mirip orang gila. Engga cukup sampai di situ, warnanya dibuat mirip seperti daging dan tiap tentakelnya bakal bergerak ke arah orang yang lagi ‘curi-curi’ pandang.

Apa kata pembuatnya?

via feelripple.com
(Sumber: feelripple.com)

Melalui situsnya, para desainer bilang kalo “Kami merasa semakin kurang hadir di dunia. Manusia kerap merasa kesepian di tengah keramaian. Ripple ada untuk mencegah itu dengan meningkatkan kesadaran seseorang akan sekitarnya.”

Para desainernya juga nulis kalo desain dan fungsi alat itu sangat terinspirasi dari cara hewan dan alam untuk merayu lawan jenis. Berawal dari curi-curi pandang, saling bertatap, lalu mulai mendekat.

Karena itu alatnya bergetar dari area dada waktu ngasih notifikasi. Maksudnya, supaya mengimitasi getaran yang muncul ketika seseorang jatuh cinta. Hingga kini, alatnya baru dalam tahap prototipe. Kira-kira kamu yang jomblo mau pakai alat ini engga? (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.