Jum'at, 22 Februari 2019

Genmuda – Kemajuan teknologi jadi satu bagian yang harus generasi milenial hadapi. Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan program Industri 4.0 pada bulan April 2018 yang menekankan pada prioritas peningkatan konektivitas dan digitalisasi untuk memperbaharui aktivitas operasional sektor bisnis dan e-commerce utama di Indonesia.

Gak sampai di situ, perilaku belanja konsumen Indonesia juga banyak berubah dari belanja barang ke belanja layanan atau jasa, dimana teknologi-teknologi baru merupakan faktor penting yang memberdayakan perubahan tersebut. Di masa depan, kolaborasi antara manusia dan mesin tidak bisa dihindari.

Sebuah prediksi Dell Technologies 2019 ngebahas bagaimana dunia menuju dekade kedua abad 21 dan era baru hubungan Manusia dan Mesin. Dell Technologies memprediksi di 2019 akan menjadi Tahun Ekosistem Digital Berbasis Data.

Pembelajaran mesin (Machine Learning / ML) dan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) akan membantu “ekosistem digital berbasis data” yang dapat menganalisa data dalam volume yang sangat besar untuk mendapatkan wawasan meningkatkan pendapatan bisnis dan bekerja dengan cara yang semakin pintar untuk meraih hal tersebut.

Berdasarkan prediksi Dell Techonologies 2019, berikut 6 teknologi yang akan terus berkembang di tahun 2019 dan mungkin aja udah mulai Kawan Muda gunakan saat ini.

1. Jaringan 5G

via giphy.com

Gaung perangkat 5G emang udah santer terdengar dari tahun 2017 dan mulai dikembangkan sejak tahun lalu. Nah teknologi perangkat 5G pertama dijadwalkan akan mulai bisa dipasarkan secara umum dalam waktu dekat.

Alasannya sangat sederhana banget, karena perkembangan jaringan udah banyak banget dinanti sama banyak orang, terutama buat kamu yang butuh koneksi ngebut dan aksesibilitas yang gampang.

2. Penggunaan teknologi cloud

Tahun 2018 kemarin, Dell memprediksi kehadiran Mega Cloud, yaitu berbagai teknologi cloud yang menjadi sebuah model operasional terdepan seiring strategi TI yang membutuhkan cloud publik dan cloud pribadi.

3. Kerja dan aktivitas sehari-hari akan semakin gak terpisahkan

via giphy.com

Kita juga semakin dimudahkan dengan asisten virtual yang rasanya hampir ada di banyak perangkat. Gak cuma ponsel, teknologi rumah pintar, pakaian pintar, hingga produk otomotif diprediksi bakal saling terhubung. Jadi jejak digital dan kebiasaan kamu bakal benar-benar dipelajari oleh teknologi.

4. Investasi teknologi

Tanpa kamu sadari banyak organisasi yang udah menimbun data dalam jumlah gede selama bertahun-tahun. Diperkirakan pada tahun 2020, volume data akan mencapai 44 triliun gigabyte, atau 44 Zettabytes.

5. Gen Z akan menguasai dunia kerja

via: giphy

Kamu yang masuk generasi milenial harus mulai bersaing sama Gen Z (atau mereka yang lahir setelah 1995). Mereka akan menjadi saingan kamu di dunia kerja mulai tahun ini. Artinya tenaga kerja semakin beragam dan mencakup lima generasi sekaligus.

6. Menciptakan pelindung data

Di sejumlah film Hollywood sering banget yang membahas big data sebagai aset paling berharga di dunia modern kayak sekarang. Nah, dengan semakin meningkatnya pamor data sebagai aset organisasi yang paling berharga, mengamankan dan melindungi data harus menjadi prioritas utama yang mulai dirasakan banyak orang. Contohnya semakin banyak anak muda, –terutama Gen Z, yang gak mau data pribadi mereka diketahui banyak orang dan cenderung menghapus nama mereka dari banyak mesin pencarian. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.