Sabtu, 20 Juli 2019
HiburanSeleb

Jason David Frank si Ranger Hijau/Putih Berterimakasih pada Fans dan Karate di Indonesia Comic Con 2017

©Genmuda.com/2017 TIMJason David Frank si Ranger Hijau/Putih menyapa fans di ICC 2017, Sabtu (28/10). ©Genmuda.com/2017 TIM

Genmuda – Jason David Frank (JDF) keliatan segar banget waktu nyapa para fans di panggung utama Indonesia Comic Con (ICC) 2017, Sabtu (28/10). Artis yang kini jadi petarung MMA profesional itu nyeritain pengalamannya sebagai Ranger Hijau dan Putih di serial Power Rangers.

Area penonton dipenuhi mayoritas orang usia di atas 20 tahun yang waktu kecil hobinya nonton serial itu. Anak-anak yang relatif muda pastilah kenal JDF karena nampil sebagai Dr Tommy Oliver, salah satu karakter di Power Rangers season Dino Thunder.

Semua fans pada teriak-teriak “JDF,” IT’S MORPHIN’ TIME,” dan “GO GO POWER RANGERS” tiap kali ada kesempatan. Meski kini keliatan lebih kurus daripada penampilan perdananya sebagai petarung MMA amatir, 2010, JDF tampak ceria berkat fans yang bersemangat.

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Dia gak berhenti-hentinya selfie dan nge-vlog sama siapapun yang masuk jangkauan kamera ponselnya, mulai dari MC yang dipuji secara langsung, kepadatan penonton, sesama bintang tamu, hingga Gudetama dan karakter-karakter lucu lain keluaran Sanrio.

Saat jumpa fans, dia berterima kasih yang sebesarnya pada fans di Indonesia. “Tanpa kalian, saya tak yakin saya bisa di atas panggung ini hari ini. Jadi, terima kasih banyak, Indonesia,” tuturnya.

JDF sebagai petarung MMA

Dia bercerita, minatnya sebagai petarung baru muncul pada dasawarsa terakhir, namun kesukaannya terhadap beladiri muncul sejak masa remaja. Sebelum terpilih perankan karakter Tommy di serial Power Rangers jaman dulu, dia mendalami Karate.

“Seingat saya, saya jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gerakan-gerakan karate. Setelah saya dalami, saya makin mencintainya,” tutur JDF.

Menurutnya, berbagai gerakan karate terlihat tegas, kuat, dan mematikan. “Namun, nyatanya tujuan karate bukan untuk menantang seseorang dan berkelahi. Semua yang diajarkan di karate selalu tentang ketenangan, memajukan diri sendiri, dan disiplin,” cerita cowok pemegang prestasi tak terkalahkan di MMA itu.

It’s demo time!! @indocomiccon

A post shared by Jason David Frank (@jdfffn) on Oct 29, 2017 at 1:09am PDT

JDF bilang, di situ lah passionnya berada. Maka, beladiri asal Jepang itu terus didalami hingga kini peroleh sabuk hitam dan berhak melatih di dojo, salah satunya dojo Rising Sun Karate School. Dia juga nerbitin berbagai materi bela diri di internet.

Dengan dasar Karate yang dipadukan berbagai aliran beladiri yang JDF pelajari, terciptalah aliran “Toso Kune Do.” Nama aliran yang fokus pada serangan tangan itu emang mirip sama beladiri yang Bruce Lee ciptain, yaitu Jeet Kune Do (JKD), tapi keduanya beda. Dasar JKD kan Wing Chun.

JDF sebagai Power Rangers

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Menurut JDF, passion dia terhadap bela diri yang menuntunnya menapaki karier sebagai ranger di era 1990-an. Dia yakin, passionnya terhadap bela diri yang membuatnya lolos casting dan akhirnya disukai banyak fans.

“Awalnya kan saya jadi Ranger Hijau si ranger jahat. Siapa sangka sambutan positif fans terhadap sosok jahat itu mendorong produser untuk jadikan karakter saya sebagai protagonis yang akhirnya memimpin Power Rangers,” tutur JDF.

Sepanjang kariernya, dia sangat suka perannya di season Dino Thunder. “Di situ, saya jadi doktor, loh. Kapan lagi saya memperoleh gelar setinggi itu,” katanya bercanda sambil diiringi riuh tawa penonton yang lagi pada jadi fangirl/boy.

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Pada film “Power Rangers” (2017), JDF tampil sebagai kameo singkat di salah satu adegan. Dia mensyukuri kesempatan itu, tapi ambisinya lebih besar. “Sebenernya, saya masih ingin kembali sebagai pemimpin Power Rangers,” katanya.

Tapi, itu baru sebatas ambisi. Soalnya, JDF kini masih dalam proses menyelesaikan project mengisi suara karakter Emissary si tank robot di mini-seri “Transformers: Titans Return.”

Setelah ngejawab berbagai pertanyaan fans dia menutup sesi dengan selfie lagi bareng semua crowd dan bilang, “Kita mungkin berpisah di sini, tapi kita tetap berteman di media sosial. Jadi, jangan ragu untuk tag foto dan menyapa saya di dunia digital,” tuturnya.

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.