Jum'at, 22 Februari 2019
Hiburan

Hadir di Jakarta, KO KO MO Ajak Penonton Senang-senang di Rooftop

Penampilan Kokomo di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)

Genmuda – Rangkaian acara Printemps Français masih berlangsung nih, Kawan Muda. Salah satu dari beragam disiplin acara seni dan budaya yang ditawarin dalam festival tersebut adalah Konser Musik Aktual, yang tentunya ngehadirin sejumlah musisi dengan musik khas jaman sekarang.

Menyusul penampilan Thylacine & Les Gordon di FABLE Jakarta, Jumat (6/5), giliran KO KO MO yang tampil di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5). Beranggotakan K20 (pemain drum) dan Warren (vokalis dan gitaris), KO KO MO merupakan duo rock yang terbentuk usai bertemu di tahun 2012 dalam proyek musik ‘Moon Guy’.

FYI, musik KO KO MO bisa dibilang kayak mesin waktu yang bakal ngebawa kamu ke masa rock n roll di tahun 70-an, yang kemudian disulap ke musik modern nan kekinian. K20 dan Warren pun ngakuin kalau KO KO MO sangat terpengaruh budaya kuno Indian yang menurut mereka berhubungan erat dengan musik rock 70-an. Hal tersebut misalnya bisa kamu lihat pada video klip single mereka yang berjudul ‘Cherokee Gal’.

Namun demikian, kamu juga bisa ngerasain atmosfer blues pada musik KO KO MO lewat ulikan gitar Warren, yang ngeeksplorasi blues, soul, jazz, dan funk. Dengan kata lain, kalau buat di Indonesia, KO KO MO mungkin mirip kayak perpaduan antara The S.I.G.I.T sama Gugun Blues Shelter.

Warren dan K20 dari Kokomo di acara meet and greet jelang penampilan mereka di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)
Warren dan K20 dari Kokomo di acara meet and greet jelang penampilan mereka di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)

Meski begitu, KO KO MO tetap punya daya tarik tersendiri dalam setiap penampilannya. Ditemui di acara meet and greet sebelum tampil di Qubicle Center, mereka ngungkapin ke Genmuda.com kalau mereka engga pernah nampilin pertunjukan yang sama. Selalu ada yang berubah di setiap pertunjukan mereka.

Kami selalu membuat kejutan bersama di atas panggung. Kami berdua biasanya tahu apa yang kami lakukan dan kadang kami tidak tahu apa yang kami lakukan dan tidak tahu kami mengarah ke mana,” kata K20.

Nah, buat penampilan mereka tadi malam, KO KO MO ngebeberin kalau ini merupakan pertama kalinya mereka tampil di Indonesia, yang diawali dengan penampilan mereka di Bandung di malam sebelumnya. Ini juga pertama kalinya mereka tampil di rangan terbuka di dalam kota loh, Kawan Muda.

Di sini sangat berbeda. Ini pertama kalinya kami bermain di rooftop. Pengalaman baru bagi kami,” ungkap K20, yang lalu nambahin kalau di Prancis mereka biasa main di dalam ruangan.

Warren, Ismaël Lefeuvre, Managing Director I Love Creative Music, dan K20 di acara meet and greet jelang penampilan Kokomo di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)
Warren, Ismaël Lefeuvre, Managing Director I Love Creative Music, dan K20 di acara meet and greet jelang penampilan Kokomo di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)

Bukan cuma itu, penampilan KO KO MO dalam Printemps Français 2016 pun sebenarnya merupakan bagian dari rangkaian French Miracle Tour yang mereka jalani. French Miracle Tour merupakan program konser seni dan promosi bakat-bakat baru musisi Prancis di Asia. Setelah 30 konser di Asia di tahun lalu, tahun ini acara tersebut hadir di 15 kota di Tiongkok, Korea Selatan, Indonesia, dan Vietnam.

“Salah satu tujuannya adalah untuk membantu membangun karir dari para artis tersebut. Kami mencari musisi-musisi indie baru dari Prancis dan memperkenalkannya kepada dunia. Kami bekerjasama dengan IFI karena mereka punya jaringan yang kuat, mereka mengenal para profesional, mereka tahu tentang pasar di sini,” jelas Ismaël Lefeuvre, Managing Director I Love Creative Music, perusahaan publikasi yang berfokus pada bakat-bakat muda.

Sementara itu, ketika ditanya gimana pendapat mereka soal orang Indonesia, K20 ngewakilin KO KO MO bilang bahwa, “Orang Indonesia selalu tersenyum, sangat bahagia. Sebelumnya saat di Tiongkok, orang-orangnya sangat berbeda. Bahkan, di sini polisi juga tersenyum,” ujarnya. Doi nambahin pula kalau doi dan Warren udah nyobain nasi campur, tapi pengen nyobain makanan Indonesia lainnya lagi.

Lantas, gimana sih penampilan KO KO MO tadi malam? Well, walau ngaret dari waktu yang udah dijadwalin sebelumnya, penampilan mereka tetap petjah kok, Kawan Muda. Penampilan mereka dibuka lewat penampilan Julyusman Tanurrezal and The Raging Herd pada pukul 17.30 WIB, yang engga kalah heboh dengan kekuatan blues di beberapa lagu kayak ‘Dance to Your Mind’ dan ‘Missing You’.

Penampilan Julyusman Tanurrezal and The Raging Herd di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)
Penampilan Julyusman Tanurrezal and The Raging Herd di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)

KO KO MO pun baru mulai tampil sekitar pukul 18.30 WIB. Ngebuka penampilan mereka dengan ‘Cherokee Gal’, mereka sukses ngebakar suasana. Penonton yang tadinya masih pada malu-malu akhirnya mulai ngerapat ke panggung dan bahkan ikut menggila dengan hentakan musik KO KO MO yang engga cuma enerjik, tapi juga spontan, natural, dan penuh kegembiraan.

Sayangnya, keseruan bareng KO KO MO harus segera berakhir. Mereka cuma ngebawain sekitar tujuh lagu, dengan ‘Killing the Kid’ dan ‘Stole My Soul’ sebagai penutup penampilan mereka. Terlepas dari itu, K20 sukses ninggalin kesan yang engga terlupakan lewat gebukan drumnya dan Warren lewat lengkingan vokal maupun permainan gitarnya.

Penampilan Kokomo di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)
Penampilan Kokomo di Qubicle Center, Senopati, Sabtu (7/5) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)

Tapi, yang paling menarik dari penampilan KO KO MO tadi malam adalah mereka mampu nunjukin totalitas tanpa batas dalam durasi penampilan yang terbilang singkat. Di tengah-tengah penampilan, K20 sempat turun dari panggung dan mondar-mandir di sekitar penonton buat mastiin kalau para penonton udah ngedapetin sound yang bagus, bahkan sempurna. Warren juga sempat berinteraksi ngajak penonton nyanyi dan tampil bermain gitar di tengah-tengah penonton.

So, buat kamu yang masih pengen ngelihat penampilan live KO KO MO, mereka selanjutnya bakal tampil lagi di Yogyakarta hari ini, Minggu (8/5), dan terakhir di Medan pada hari Selasa (10/5). Mereka pun bakal ngerilis video klip ‘Killing the Kid’ pada hari Kamis (12/5) mendatang, sedangkan album mereka bakal diluncurin pada Februari 2017. Yuk, intip dulu video klip ‘Cherokee Gal’ berikut ini biar kamu engga makin penasaran:

(sds)

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer