Kamis, 18 Juli 2019
Tekno

Gokil! Arsitek Tiongkok Bikin Bus Mengangkang Anti Kemacetan!

bus ngangkang transit elevated bus 2Inilah penampakan model mini Transit Elevated Bus, atau yang Genmuda sebut "bus ngangkang." (Sumber: Kantor Berita Xinhua Tiongkok)

Genmuda – Gokil. Tiongkok lagi-lagi mengejutkan dunia. Kali ini, negeri Tirai Bambu itu ngenalin inovasi ‘bus mengangkang’. Bus yang dinamakan Transit Elevated Bus (TEB) itu dirancang supaya bisa berjalan di antara kemacetan jalanan dan jembatan penyeberangan.

Dengan kata lain, bus itu punya kaki-kaki tinggi yang mengangkang. Karena kaki itu, kendaraan di bawah dua meter bisa melaju lewat kolong bus. Di kaki-kakinya, ada semacam roda yang bikin bus itu berjalan pada gridlock, semacam relnya.

Song Youzhou sang arsitek TEB bilang, “Bus ini bisa mengangkut hingga 1.400 penumpang. Sementara itu, produksinya lebih hemat dari biaya yang dibutuhkan untuk membangun kereta bawah tanah.”

transit elevated bus
(Sumber: boingboing.net)

The Guardian, (26/5) menulis, busnya bisa melaju hingga 60 kilometer per jam. Biaya membangun sistem TEB disebut 20 persen lebih hemat daripada pembangunan subway. Dalam video demonstrasinya, Youzhou bilang TEB beroperasi dengan listrik tenaga surya. Cool, gaes!

Pengisian tenaga listriknya bisa dilakukan sambil berjalan. Caranya, dengan memasang alat khusus di tiang-tiang lampu pinggir jalan. Ketika alat khusus itu bertemu dengan ‘rel penerima’ di atas bus, listrik di bus akan mengisi dengan cepat. Dengan sistem itu, bus engga perlu berhenti buat ngisi tenaganya.

Situs City Lab menulis, satu unit TEB bisa gantiin sekitar 40 bus. Dengan begitu, memotong konsumsi bahan bakar minyak sebesar 800 ton sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 2.500 ton. Bisa dibilang, konsep ini mengawinkan sistem bus dengan kereta.

Song Youzhou berkata, “Bus ini bisa menghemat penggunaan jalan. Itulah salah satu kehebatannya.” Dia bilang bus bukanlah solusi terbaik lalu-lintas di Tiongkok karena masih memproduksi emisi. Sementara itu, kereta bawah tanah doi nilai mahal dan terlalu lama pembangunannya. Kawan Muda cek aja rancangan awalnya di bawah ini.

Mengadopsi Keamanan Pesawat

Kejutan TEB masih ada lagi. Buat menangkal kritik soal keamanan, Youzhou bahkan mengadopsi sistem evakuasi pesawat. Kawan Muda tau kan kalau penumpang pesawat perlu merosot di sayap atau perosotan karet evakuasi waktu pesawat kecelakaan.

Nah, sistem perosotan itulah yang diadopsi. Berdasarkan model awalnya, bodi samping TEB bisa terbuka dan menjadi perosotan. Penumpang pun bisa merosot dengan aman ke samping bus raksasa itu waktu ada kecelakaan.

Uji Coba Nyata

Penemuan itu pun mampu menarik perhatian pengunjung International High-Tech Expo di Beijing, Mei 2016. Youzhou pun udah nyiapin model skala kecil alat transportasi itu yang sedang melaju di jalanan.

Dengan bus ini, Pemerintah Tiongkok tidak perlu kerepotan memikirkan tempat parkir. Sebab, bus ini bisa diberhentikan di jalan, selama tidak mengganggu persimpangan.

Berdasarkan pemberitaan Tech Insider, Pemerintah Tiongkok lagi bakal bangun project uji cobanya Juli-Agustus nanti di Provinsi Changzhou, Kawan Muda. Kalau uji cobanya memuaskan, rute pertamanya bakal dibangun akhir tahun nanti. Gokil.

Kritik

Biarpun publik dan Pemerintah Tiongkok menilai penemuan doi keren, ada sebagian orang yang mengeritiknya. Mengutip dari boingboing.net, Rain Noe dari majalah desain industrial Core77 bilang bus itu bisa bermasalah ketika belok.

Sebab, bus sebesar itu butuh ancang-ancang belok cukup panjang. Sedangkan, bus itu jarang menemukan ancang-ancang yang dibutuhkannya di Tiongkok. Sebab, model belokan di Tiongkok adalah tikungan tajam.

City Lab bilang, ide Youzhou udah pernah dibuat sebelumnya oleh dua arsitek Amerika, Craig Hodgetts dan Lester Walker. Dua orang itu berambisi membuat alat transportasi raksasa bertenaga jet yang berjalan di atas pengguna jalan.

bus ngangkang transit elevated bus
Begini nih model transportasi rancangan Hodgetts-Walker. (Sumber: treehugger.com).

Jadi, itulah ide gokil terbaru dari Tiongkok. Di Indonesia, sistem MRT masih dinilai sistem terbaik buat ngelawan macet. Menurut Kawan Muda, ide mana yang lebih efektif? Kasih komentar kamu di bawah ya! (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.