Rabu, 23 Oktober 2019

Genmuda – Yeti menjadi makhluk mistis yang identik dengan kaki besar dan pegunungan salju. Kisahnya lalu sering diadaptasi dalam banyak literasi sampai sekarang.

Ide itupun yang menjadi gambaran dari film animasi terbaru Dreamworks Animation, “Abominable”. Mengisahkan seekor Yeti kecil bernama Everest yang bersahabat dengan sekelompok anak manusia.

Semenarik apa filmnya? Mendingan langsung lo baca aja review Genmuda.com berikut ini!

Yeti dan ambisi manusia

Tanpa perlu KLM (baca: kelamaan) lo bakal langsung masuk ke dalam cerita saat seekor Yeti melarikan diri dari sebuah tempat penelitian. Makhluk itu juga menunjukan kekuatan magis yang belum pernah ditemui banyak orang.

Pelarian itu lantas mempertemukan sang Yeti dengan anak perempuan bernama Yi (Chloe Bennet) di atas atap apartemennya. Yi yang merupakan anak yatim berusaha mati-matian mengumpulkan uang untuk mewujudkan impiannya keluar dari kota Shangsai.

Pertemuan inilah yang mengubah hidup kedua tokoh utama. Yi menyadari bahwa yeti kecil tersebut sedang terancam oleh manusia yang ingin menjadikannya kelinci percobaan. Yi lantas memberi nama yeti tersebut dengan nama Everest dan berusaha memulangkannya ke puncak tertinggi di gunung Himalaya.

Dengan bantuan dua orang tetangganya, Jin (Tenzing Norgay Trainor) dan Peng (Albert Tsai), Yi memulai petualangan mengagumkan yang belum pernah ia alami sebelumnya.

Hangat, menyenangkan, dan film keluarga banget

Harus penulis akui bahwa keunggulan film ini ada pada hubungan antar tokoh yang berkembang seiring jalannya cerita. Tema yang disajikan mungkin gak baru-baru banget, tapi semuanya dikemas sangat baik dan menyenangkan.

Menyasar semua usia, “Abominable” terasa hangat dan penuh kebersamaan. Sementara karakter antagonisnya punya peran yang pas dalam membangkitkan nilai-nilai kerjasama dari Everest dengan ketiga anak manusia yang berusaha menyelamatkannya. Sederhana namun sangat ngena.

Kesimpulan

Komposisi cerita, komedi, soundtrack, hingga gambar yang indah menjadikan film ini sangat sayang buat lo lewati. Satu hal yang mungkin bisa lo rasakan setelah selesai menonton film ini adalah perasaan kangen sama keluarga, lengkap dengan suasana kebersamaan di dalam rumah.

Di Indonesia film ini tayang mulai hari ini, Jumat (4/10). Silakan simak dulu trailernya di bawah ini!

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.