Selasa, 25 Februari 2020
Kekinian

Fakta Menarik Soal Kemenangan Ganda Putra Marcus/Kevin Lawan Legenda Bulutangkis China di Malaysia Open 2017

via vice.comKevin dan marcus lagi beraksi. Ayo semangat! (Sumber: Vice.com)

Genmuda – Dari tiga puluh perwakilan partai yang dikirim Indonesia ke Malaysia Open, pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lanjut terus sampai semi final. Tapi sayang, Tontowi/Butet tumbang sama pasangan China, Lu Kai/Huang Yaqiong dengan skor 8-21 dan 16-21.

Kevin/Marcus otomatis jadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang melaju sampai pertandingan terakhir Malaysia Open 2017. Mereka perlu berhadapan sama pasangan senior-junior China, Fu Haifeng/Zheng Siwei di Stadion Perpaduan, Kuching, Malaysia, Minggu  (9/4) siang WIB.

Dan, mereka akhirnya menang sebagai penyumbang emas Indonesia. HORE! Buat ngerayain kemenangan mereka, di bawah ini adalah fakta menarik yang bisa kamu ketahui terkait final yang berlangsung tiga set itu (21-14, 14-21, 21-12).

1. Menang hatrick di laga premier

via juara.net
Ki-ka: Marcus dan Kevin memegang trofi All England. (Sumber: juara.net)

Malaysia Open merupakan kompetisi yang jadi bagian dari BWF Super Series Premier. Atas kemenangan Marcus kali ini, mereka resmi mendapat gelar “hatrick” pada rententan turnamen-turnamen bergengsi tersebut. Sebelumnya duet andalan Indonesia itu udah menangin kompetisi China Open dan All England 2017. Tahun ini, laga super series itu ditutup dengan Singapore Open 11-16 April 2017.

2. Megang total 6 Gelar Super Series dan 2 title Grand Prix

Selain menangin tiga laga primer, mereka juga merupakan pemegang titel tiga super series sebelumnya. Yaitu, di India Open 2016, Australia Open 2016, dan India Open 2017. Ditambah kemenangan di Grand Prix BWF Chinese Taipei Masters 2015 dan Malaysia Masters  2016, mereka udah mengantongi total 8 titel jawara dalam periode 2015-2017.

3. Fix jadi “Rising Star”

via chicksinfo.com
Fu Haifeng lagi konsentrasi tinggi. Doi jago smash dan nempatin bola juga. (Sumber: chicksinfo.com)

Deretan prestasi Marcus/Kevin membuat gelar “rising star” udah resmi banget mereka pegang. Apa lagi, final Malaysia Open kali ini adalah legenda China yang pernah menyabet peringkat 1 BWF ganda campuran, lebih banyak pengalaman, dan peraih medali emas Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016.

4. Marcus/Kevin kalah postur badan

Ya, jagoan ganda campuran Indonesia ini kalah tinggi dari Fu Haifeng. Tinggi Marcus 167 cm, Kevin sekitar 169 cm, sementara Fu Haifeng menjulang 181 cm. Secara teori pemain China lebih gampang nempatin shuttlecock di tempat yang sulit dijangkau pemain Indonesia. Tapi, Marcus/Kevin bisa menutupi kekurangan itu dengan main cekatan.

5. Punya julukan “Minion Duo”

via tumblr.com

Karena pendek tapi kompak itulah pasangan Marcus/Kevin dijuluki “The Minion Duo” sama dunia badminton. Hanya saja, julukan itu sepertinya harus diubah karena mereka bukan hanya kompak tapi main meledak-ledak di final. Seandainya emang diganti, mungkin “Minion Dynamite” cocok juga jadi julukan mereka.

6. Zheng Siwei juniornya Fu Haifeng

via bwfbadminton.com
Ki-ka: Zheng Siwei dan Chen Qingchen berlaga di ganda campuran. (Sumber: bwfbadminton.com)

Meski Fu Haifeng ibarat mesin pencetak medali emas bagi China, pasangan doi di Malaysia Open bukanlah “partner in crime” doi, yaitu Zhang Nan. Gantinya, China masangin doi sama Zheng Siwei. Pebulutangkis itu sebenernya jago di ganda campuran. Bersama Chen Qingchen, Siwei merupakan ganda campuran baru yang udah ngeraih gelar terbaik BWF saat ini. Ketika pertama kali dipasangin sama Fu Haifeng yang merupakan seniornya, ternyata chemistry mereka belum dapet.

7. Marcus juga pernah main sama seniornya

via badmintonindonesia.org
Ki-ka: Marcus dan Markis berlaga satu tim. (Sumber: badmintonindonesia.org)

Pola pemasangan senior-junior di laga ganda putra kayaknya lumrah dilakukan di dunia bulutangkis. Soalnya, Marcus pernah juga berpasangan sama Markis Kido, saingannya Fu Haifeng. Mungkin sebab itulah doi ada gabungan jago smash sana-sini kayak seniornya itu dan gesit kiri-kanan-depan-belakang kayak partnernya si Kevin Sanjaya. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.