Sabtu, 20 Juli 2019

Genmuda – Hayo, kamu pasti gak ngeh kan kalo berita ini gak ditulis di sini. Karena kamu terlalu sibuk menyambut hari pertama masuk sekolah, atau sibuk sama kerjaan yang menumpuk di hari Senin.

Indonesia emang baru-baru ini mengubah nama Laut China Selatan, menjadi Laut Natuna Utara. Pulau Natuna ini emang sering diributin sama beberapa negara kayak Malaysia dan China, dan karena aksi pergantian nama ini, Indonesia seakan pengen makin nunjukkin kalo Pulau Natuna itu punya Indonesia.

Emang dimana sih Pulau Natuna?

Image result for pulau natuna peta
(Sumber: Wisatalova)

Kepulauan ini termasuk pulau yang berada di paling utara sisi Indonesia. Luas daratan kepulauan ini sendiri mencapai 1.720 km persegi. Laut Natuna sendiri adalah perairan yang terbentang dari Kepulauan Natuna sampe Kepulauan Lingga di di Kepulauan Riau. Pulau ini emang diapit di antara Kalimantan dan Malaysia, dan bagian utara dengan Vietnam.

Wajar banget kalo pulau ini sempet diperebutkan sama beberapa negara, karena emang letaknya nanggung banget ditengah-tengah. Tapi FYI, pulau ini milik Indonesia, meski sebelumnya pernah diklaim sama negara China. Ini juga yang bikin hubungan Indonesia dan China sempet tegang.

Nah, terus sekarang masalahnya apa?

Related image
(Sumber: Kumparan)

Kalo diliat-liat sih, mungkin ini pemerintah Indonesia yang mulai duluan. Pemerintah Indonesia tiba-tiba mengeluarkan peta terbaru Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengganti nama Laut China Selatan, menjadi Laut Natuna Utara. Loh, emang itu letaknya dimana sih sebenernya?

Laut China Selatan ini terbentang dari barat daya ke timur laut. Sebelah selatan berbatasan sama Sumatera Selatan, sebelah utara sama Selat Taiwan dan China daratan. Negara yang berbatasan sama laut ini antara lain RRC, Makau, Hong Kong, Taiwan, Filipina, Malaysia, Brunei, Indonesia, Singapura, Thailand, Kamboja dan Vietnam. Wah banyak banget ya!

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman, Arif Havas Oegroseno, bilang kalo ada beberapa hal baru yang bikin peta NKRI harus diperbaharui, dan hal ini gak perlu dirundingin sama negara lain.

Dilansir dari Merdeka, Laut China Selatan itu lebih mendekati laut Jawa,

“Jadi ujung laut Jawa yang berbatasan dengan Selaat Karimata itu pada tahun 1953 masih dalam klasifikasi Laut China Selatan.”

Tapi karena udah terlalu jadul (yaiyalah tahun 1953), akhirnya pemerintah Indonesia memperbaharui nama laut itu dengan nama Laut Natuna Utara. Nama ini juga udah sering dipake sejak tahun 1970 karena eksplorasi migas di sana udah pake nama Natuna Utara.

Related image
Sumber: Indonesian Military

Penetapan ini dilakukan sama 21 perwakilan kementerian-lembaga terkait yaitu Kemenko Kemaritiman, Kemenko Perekonomian, Kemenko Polhukam, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM.

Dilanjut sama Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI, Pusat Hidrografi fan Oseanografi TNI AL, Polri, Bakamla, Badan Informasi Geospasial, LIPI, BPPT dan BMKG.

Terus gimana tanggapan China-nya sendiri?

Image result for south china sea to west philippine sea
(Sumber: Istimewa)

Ya jelas gak terima dong! Reaksinya sama kayak kalo pulau Indonesia diganti namanya atau diklaim sama negara lain. Begitupun China, yang gak terima sama perubahan ini. Menteri Luar Negeri China sendiri bilang kalo doi gak sadar tentang adanya keputusan ini.

“Perubahan namanya sama sekali gak masuk akal dan hal itu gak berkaitan sama standar internasional tentang penamaan suatu tempat,” kata Geng Shuang, Menteri Luar Negeri China.

Karena masalah ini, China akhirnya mengambil jalur hukum dan bawa masalah ini ke Mahkamah Internasional Den Haag, Belanda di tahun 2016. Tapi hasilnya, pengadilan memutuskan kalo China gak punya wewenang buat mengintervensi keputusan Filipina buat ganti nama wilayah Maritimnya.

Mungkin itu juga yang bakal terjadi antara China dan Indonesia. Jadi, inget ya. Namanya bukan lagi Laut China Selatan, Tapi Laut Natuna Utara. Inget ya! (sds)

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.