Rabu, 19 September 2018

Genmuda – Semua orang bebas melakukan apapun di jalan selama gak mengganggu sesama pengguna jalan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatiin untuk jaga keamanan diri.

Contohnya, di jalan tuh jangan kebanyakan meleng dan becanda karena kamu bisa kecebur lubang di trotoar atau malah keserempet motor yang melaju gak kira-kira.

Buat jaga keamanan diri dari maling atau penjambret, caranya beda lagi. Coba simak hal di bawah ini, deh.

1. Waspada

via Istimewa

 

Coba sesekali berpikir kayak maling/jambret. Manakah orang yang keliatan enak banget digasak kekayaannya? A) Orang yang keliatan lemah dan gak berdaya. B) Orang yang keliatan waspada dan siap melaporkan kejahatan? Tau sendiri jawabannya, kan?

2. Jangan main smartphone

Untuk lebih aman, mending kamu gak liat smartphone di jalan deh. Maling bermotor bisa langsung menjambret ponsel yang pastinya gak terpegang dengan erat itu. Di tempat sepi, kamu juga bisa dipalak preman gak jelas.

3. Lihat sekeliling

via Istimewa

Jangan terus-terusan lihat ke bawah menatap sepatu sendiri sambil meratapi nasib. Coba berjalan sambil lihat ke depan, ke kiri-kanan, atau mungkin ke belakang buat memeriksa ada sosok mencurigakan atau enggak.

4. Jalan di tempat terang

Kalo jalannya terang, kamu bisa melihat ada bahaya atau enggak sepanjang jalan itu. Kamu pun bisa menghindarinya sebelum kejadian.

5. Jalan bareng orang-orang

via thebolde.com
(Sumber: Istimewa)

Makin ramai orang yang jalan di sebelah kamu, makin kecil kemungkinan kamu dijambret. Namun demikian, tetap hati-hati sama tukang copet yang bisa aja menyamar sebagai pejalan kaki.

6. Simpan benda berharga

Simpan ponsel mahal, baju mewah, sepatu jutaan, kalung cantik, atau cincin berlian pada tempat yang aman. Kalo perlu, pakailah jaket dengan kantung dalam dan simpan benda berharga kamu di sana.

7. Manfaatkan “selipan”

via Istimewa

Meski penting untuk menyimpan benda berharga, bukan berarti kamu menyimpannya di satu kantong. Itu sama aja ngasih harta karun buat pencopet dan penjambret.

Bijaknya, kamu simpan benda-benda itu di tempat yang berbeda. Kalo bisa, di selipan-selipan atau kantung rahasia di seluruh pakaian dan tas kamu.

8. Sedia “pengalih”

Cara terakhir, kamu bisa juga sedia dompet cadangan berisi kartu-kartu ATM palsu dan beberapa uang (jangan banyak-banyak) sekadar untuk memuaskan pencopet/penjambret supaya gak mengincar kamu lagi.

Akhir kata, hati-hati di jalan ya, gaes. Kata Bang Napi, “Kejahatan bisa terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya. Tapi juga karena kesempatan. WASPADALAH! WASPADALAH!” (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.