Kamis, 17 Oktober 2019

Genmuda – Tidur larut malam sering banget terjadi di usia-usia remaja nanggung atau saat kita menjadi seorang mahasiswa. Mulai dari engga bisa tidur karena sibuk chatting sama gebetan/pacar, lembur main master league ngerjain tugas, sampai sibuk kelarin revisi skripsi karena besoknya bimbingan.

Meski banyak aja alasannya, tapi mayoritas dari pelaku di atas selalu berdalih, “Gue kayaknya insom deh.” Ah, itu sih emang cerita basi. Iya engga? Karena kalau ujung-ujungnya bahas insomnia, alhasil kamu banyak banget deh temuin bahaya dan solusinya dari lewat Mbah Google. Temuan yang paling umum kamu temuin pasti nunjukin kalau tidur larut malam berbahaya buat kesehatan kamu, apalagi kalau keseringan.

Sebuah laporan dari BBC justru nemuin kalau orang yang waktu tidurnya telat ternyata bisa menurunkan rasa stres serta punya mood yang lebih baik di hari berikutnya. Hal ini berkaitan dengan adanya hormon kortisol yang dihasilkan oleh tubuh di pagi hari,– biasanya dirasakan nyeri otot, pusing, sampai pilek saat bangun tidur.

anigif_enhanced-buzz-5132-1385515951-24

Lebih lanjut, fakta yang umum kita sering tahu kalu orang yang tidur sampe larut malam biasanya doyan banget minum kopi. Genmuda.com pernah kasih tahu Kawan Muda kalau kopi ternyata bisa bikin kamu awet muda dan panjang umur. Tapi dalam hal pola tidur, kopi terbukti jadi minuman orang-orang pinter. (Dukun tapi engga masuk kategori ini)

Terus kok bisa begitu? Jadi kalau kamu minum kopi di malam hari secara engga langsung lebih efektif buat meningkatkan daya ingat, motorik, dan kemampuan kognitif kamu ketimbang meminumnya di pagi hari. Selain itu, sebuah penelitian dari Australia menemukan kalau belajar pada waktu malam hari jadi waktu paling ideal, karena bisa meningkatkan fungsi otak.

Masih kata peneliti asal Australia tersebut, metode kerja di malam hari ini ternyata membuat tubuh kita lebih mudah terjaga dan waspada. Hal ini pun mampu melatih otak supaya lebih konsentrasi dalam jangka waktu cukup lama dari biasanya.

Jadi kayaknya engga heran ya kenapa kalau belajar pake ‘sistem kebut semalam’ kadang bisa jadi efektif buat mahasiswa. Tapi Genmuda.com engga nganjurin kamu buat tidur lebih malam apalagi kalau besok UAS atau Sidang Skripsi.

Penelitian di atas juga engga pengaruh-pengaruh banget kalau kamu sendiri engga belajar atau malah ketiduran pules. Dan selalu inget pesan Bang Haji Rhoma Irama, jangan begadang kalau engga ada artinya.

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.