Selasa, 23 Oktober 2018

Genmuda – Kawan Muda pasti familiar sama film Thailand terutama di genre horor dan romantis komedi (rom-com). Jalan ceritanya pun bisa dibilang selalu sederhana dan deket banget sama kehidupan kita, gak sedikit juga drama-drama di dalamnya ampuh bikin mata kita berkaca-kaca.

Buat kamu fans film-film Thailand, di bulan ini kamu bakal dihibur oleh film baru yang berjudul “Brother of the Year”. Selain dibintangi oleh si ganteng Sunny Suwanmethanont, ada pula sosok Nichkhun Horvejkul 2PM yang berperan sebagai cowok blasteran Jepang-Thailand. Tanpa lama-lama, nih langsung simak reviewnya!

Adik kakak yang gak pernah akur

©GDH/2018
©GDH/2018

Cerita dimulai dengan keseharian Chut (Sunny), seorang cowok lajang yang bekerja sebagai AE di salah satu agensi periklanan. Hidupnya sebagai cowok bisa dibilang payah, jorok, dan susah banget mandiri, termasuk dalam hal-hal sepele dalam mengurus dirinya sendiri.

Berbanding terbalik dengan Chut, Jane (Urassaya Sperbund) adik perempuannya justru selalu menonjol dalam segala hal ketimbang kakaknya sejak mereka kecil. Buat Chut, kebiasaan dan bawelnya Jane hampir mirip dengan ibu kandung mereka.

Saat harus tinggal di luar kota dan jauh dari keluarga, Chut yang membawa cewek ke rumah kelabakan karena mendadak sang adik pulang dari Jepang setelah ia menyelesaikan kuliah selama 4 tahun. Harusnya bisa senang-senang, Chat malah harus dihukum oleh Chut dan tidur di luar rumah akibat ulahnya sendiri.

Hubungan kakak-adik ini semakin kayak benang kusut setelah Jane diterima kerja di perusahaan Jepang, yang enggak lain adalah kliennya Chut. Bukannya saling bantu, kedua malah saling ngejatuhin satu sama lain.

Terus, Jane yang merupakan bawahan Moji (Nichkhun) ternyata sama-sama saling suka. Sialnya nih, sepayah dan semager-magernya Chut, perannya sebagai kakak cuma berguna saat adiknya dideketin sama cowok lain. (Hampir sama kayak kebanyakan kakak cowok ke adik cewek kan?)

Awalnya backstreet, Chut akhirnya tau hubungan Jane dengan Moji. Sedangkan karir Chut juga terancam setelah dia kegep sama Moji usai ngejelek-jelekin kliennya yaitu perusahaan tempat Moji dan Jane bekerja. Terus siapa yang mau ngalah ya? Apakah Jane atau Chut?

Drama romantis keluarga yang ngena hampir di setiap kakak-adik

©GDH/2018
©GDH/2018

Penonton gak langsung mentah-mentah terjun ke masalah antara Chut dan Jane. Justru kamu malah diajak melihat dari sudut pandang mereka masing-masing. Bagaimana Chut melihat adiknya yang selalu unggul, atau cara Jane memposisikan dirinya untuk selalu menjadi contoh buat kakak laki-lakinya yang payah.

Biarpun dikemas konyol dan kocak, ada pula pesan positif dalam drama hubungan antara kakak-adik yang selalu benci-benci-tapi-sayang. Pesan itulah yang kayaknya bikin film ini terasa beda dari rom-com Thailand kebanyakan.

©GDH/2018
©GDH/2018

Selain akting pemeran utamanya, masuknya Moji di antara hubungan kakak adik itu juga membuat cewek-cewek meleleh berkat tekat kuat doi memperjuangan hubungannya dengan Jane. Romatisnya gak kalah sama Drama Korea deh, girls!

Kesimpulannya

Beberapa komedi di film ini emang ada yang kurang pas di Indonesia, kayak plesetan nama artis. Namun ada pula satu-dua yang masih related, kayak gosipin orang di grup chat atau ngedumelin klien yang banyak mau. You know lah!

Biarpun gak ngakak sampe akhir, porsi dramanya malah mampu bikin emosi kamu hanyut. Bohong deh kalo kamu engga ikutan baper pas nonton film ini. Plusnya lagi, “Brother of the Year” gak melulu tampilin sisi romantis pacar/suami, melainkan perasaan peduli serta saling mendukung antara kakak dan adik.

Penasaran sama review yang Genmuda.com kasih barusan? Tonton aja filmnya mulai 1 Agustus 2018. Nih, tonton dulu aja trailernya di bawah:

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer