Jum'at, 20 Juli 2018

Genmuda – Memulai pembicaraan dengan cewek idaman atau gebetan adalah hal yang mudah bila lo ingat rumus ROC. Apa tuh? Relax, open, and connect.

Jangan artiin rumus itu secara harfiah dengan duduk ngangkang sambil ngecharge ponsel. Tapi, maknai sebagai upaya lo untuk keliatan apa adanya tanpa maksain diri jadi orang lain.

Dengan jadi diri sendiri itulah lo bisa keliatan asik dan gak kayak orang tegang lagi ambil nilai ujian lisan. Setelah melakukan rumus ROC, lanjut dengan trik-trik di bawah ini:

1. Jaga jarak

Ya, dong. Lo bukan sahabat, bukan sodara doi. Jangan asal pegang. Karena masih awal-awal, jaga jarak lo dulu dengan doi. Secara fisik, lo dan doi harus dibatasi ruang.

Seberapa jauh jarak itu? Paling enggak, muat untuk diisi satu orang lagi. Dengan begitu, lo bisa bikin doi nyaman tanpa harus ngerasa ruang pribadinya terjajah.

2. Lo harus tau mau apa

Sebelum ngoceh, pikir dulu arah obrolan ini mau dibawa ke mana. Apakah tujuannya sekadar untuk ngobrol doang, mempelajari ilmu baru dari doi, atau lebih mengenal doi?

Dengan membuat obrolan yang terarah, doi tau kalo sebenarnya lo punya tujuan. Seenggaknya, lo gak mau kan dicap cowok gak jelas yang bahan obrolannya juga gak jelas?

3. Jangan sotoy

via giphy.com

Ke manapun arah pembicaraan yang terpikir, tujuan basa-basi bukanlah untuk pamer kepintaran, keliatan jago, mengontrol pembicaraan, atau keliatan paling benar.

Jadi, jangan SOK TAHU! Jangan potong pembicaraan doi dengan kesotoyan lo. Dengerin omongannya dan kasih respon yang sesuai.

4. Peduli sama doi

Cara paling gampang menunjukkan kepedulian lo adalah dengan memujinya. Saran aja nih supaya lo gak keliatan jelalatan atau cabul: Jangan puji body, baju, atau penampilan fisik doi. Pujilah sepatu, sendal, atau alas kaki apapun yang doi pakai.

5. Lo perlu kepo dengan benar

via personalitycafe.com

Trik 1-4 pasti bikin doi bercerita. Setelah itu, tugas lo adalah meneruskan obrolan. Caranya, dengan bertanya lebih detil mengenai ceritanya.

Misalnya, doi cerita punya hobi berkebun. Tanyain aja sayuran atau tumbuhan apa yang paling doi suka, apa manfaat tumbuhannya, atau tau dari mana saat yang tepat untuk memanen tumbuhan itu?

6. Tunjukin ekspresi

It’s okay kalo lo emang terlahir dengan muka datar kayak papan karambol. *canda Kalo lo gak bisa nunjukin ekspresi, inget rumus ROC. Santai aja dan jangan maksain ekspresi.

Namun, lo yang kalo kaget tuh latah, kalo sedih tuh matanya berkaca-kaca, dan kalo ketawa tuh sampai ngikik, tunjukin aja itu di depan doi. Dengan membuka diri, doi merasa aman dekat lo.

7. Curcol ringan

via thejournal.ie

Gak apa kok untuk curcol, tapi jangan berat-berat, ya. Lo gak perlu curhat tentang wafatnya nenek atau kakek lo yang memberatkan mental. Tapi, lo selalu bisa bercerita tentang orang yang nyelak antrean lo dan doi di kantin.

8. Tunjukin passion lo

Lo suka bola (misalnya). Tunjukin aja passion lo dalam soal sepak bola. Misalnya, lo mati-matian membela Jepang meski kalah secara dramatis dari Belgia dengan skor 3-2 tadi malam.

Meski doi besok lupa akan omongan lo, doi pasti ingat terus mengenai antusiasme yang lo ekspresikan.

9. Cerita

gfycat.com

Mungkin, cerita kocak tentang sepupu lo zaman kecil dulu sering lo ceritain ke orang-orang. Gak ada salahnya cerita itu juga lo ceritain ke cewek idaman lo.

10. Go with the flow

Ada kalanya, pembicaraan di dominasi doi atau lo secara bergantian. Ikutin aja alirannya. Gak perlu memaksa selalu dominan dalam pembicaraan. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.