Senin, 24 Februari 2020

Genmuda – Di jaman serba maju kayak sekarang kayaknya Kawan Muda lebih dimudahin atas kebutuhan hidup kamu, termasuk dalam urusan pernikahan. Kalo sebelumnya banyak pasangan yang repot-repot harus cari vendor buat mewujudkan pernikahan impian mereka, sekarang kamu bakal lebih dimudahin lewat hadirnya Bridestory Fair 2017.

Yoks, acara yang memasuki tahun kedua ini kembali digelar di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel mulai 10-12 Februari dan siap ngasih kejutan buat para calon pengantin yang mau mencari vendor pernikahan yang tepat. 

Menurut Laporan Tren Pernikahan 2017 di Indonesia oleh Bridestory pada Desember 2016 menunjukan bahwa 14,5% responden mengaku menemukan vendor pernikahan melalui pameran pernikahan. Berangkat dari inilah Bridestory Fair 2017 digelar untuk memenuhi kebutuhan setiap calon pengantin untuk pernikahan impian mereka, terang Kevin Mintraraga, CEO Bridestory dalam acara konfrensi pers, Jumat (10/2) di Ballroom Sheraton Grand Jakarta.

Vendor pernikahan terbaik dan lebih variatif

©Genmuda.com/2017 Liki
Ki-ka: Nathalia Isodara, Lead Project Coordinator Bridestory Fair 2017, Kevin Mintraraga, CEO Bridestory, dan Emil Eriyanto dari Multi Kreasi Enterprise (MKE) ©Genmuda.com/2017 Liki

Meski dapet antusias yang cukup luar biasa, Bridestory tetap selektif dalam memilih vendor pernikahan. Terdapat 100 vendor pernikahan profesional dari berbagai kategori dan negara seperti Indoensia, Singapura, dan Filipina. Lebih lanjut, semua vendor terlebih dahulu melewati proses kurasi dari pihak Bridestory.

“Terdapat 100 vendor yang terbagi dalam 16 kategori mulai dari dekorasi, busana, fotografi, perhiasan, undangan, suvenir, dan masih banyak lagi. Semuanya kita tetep ada kurasi, sehingga memenui vendor yang lebih baru, fresh, dan berbeda dari tahun sebelumnya.” ungkap Nathalia Isodara, Lead Project Coordinator Bridestory Fair 2017.

Terkait konsep, Bridestory Fair 2017 mengusung tema “Green Botanical.” Dijelaskan oleh Natahalia, hal ini terkait pada tren pernikahan di tahun ini yang lebih clean, fresh, minimalis, tapi tetap modern. Tentunya banyak pula referensi unsur botani sebagai elemen dekoratif.

Dari sekian banyak vendor pernikahan yang berpartisipasi adalah, Bridal, Suryanto Decoration, Dalang Indonesia, Hian Tjen, Wong Hang Distinguished Tailor, Frank & co., dan masih banyak lain. Tentunya setiap vendor punya konsep dan penawaran menarik ya gaes.

Kolaborasi dengan SweetEscape

©Genmuda.com/2017 Liki
David Soong, Founder dan CEO SweetEscape ©Genmuda.com/2017 Liki

Untuk melengkapi kebutuhan kamu, Bridestory 2017 juga berkerjasama dengan SweetEscape, —sebuah penyedia jasa foto liburan dengan jaringan fotografer profesional lokal di lebih dari 300 destinasi wisata di seluruh dunia. Di sini kamu pun bisa mengunjungi pameran bulan madu perta,a di Indonesia, bertajuk Honeymoon Travel Fair 2017.

Kolaborasi SweetEscape sendiri akan memberikan calon pengantin beberapa referensi destinasi bulan madu dengan harga dan penawaran terbaik. Hal itu pun berkaitan dengan tren pasangan di Indonesia kurang mempersiapkan agenda bulan madu mereka setelah menikah, bahkan hanya 1 dari 4 pasangan yang bisa melakukan itu.

“Banyak alasan orang menunda honeymoon itu karena budget, kenapa soalnya 100 persen budget pernikahan dipakai untuk pernikahan, buat saya salah. Seharusnya sebagian buat honeymoon. Kedua terlalu sibuk, dan terakhir udah mendapati berkat (anak), jadinya engga kemana-mana.” jelas David Soong, Founder dan CEO SweeEscape.

David sendiri menganjurkan bahwa idealnya sepangan pengantin menghabiskan waktu satu atau dua minggu untuk bulan madu. Selain siap mengatur perencanaan buat bulan madu, pameran ini juga siap kasih kamu beberapa refensi tempat wisata lengkap dengan paket dan penawaran menarik lainnya.

Apa kata Kawan Muda?

©Genmuda.com/2017 Liki
Dira (23) dan Jenny (23), sepupu yang lagi nyari vendor untuk pernikahan di Bride Story Fair 2017 ©Genmuda.com/2017 Liki

Di hari pertamanya, Genmuda.com juga sempet ngobrol-ngobrol sama sepasang sepupu, Dira (23) dan Jenny (23) yang berencana akan menikah di tahun ini. Mereka juga ngaku kalo ini baru pertama kali dateng ke acara Bridestory Fair.

“Kebetulan kita berdua baru kali ini ikut. Rencananya aku nikah bulan Agustus dan dia [Jenny] November. Kalo aku sih mau nyari vendor untuk udangan.” ungkap Dira, Sedangkan sepupunya mengaku ingin mencari vendor penyewaan baju Pre-Weeding dan paket honeymoon.

Saat ditanya mengenai acaranya, kedua cewek ini ternyata punya tanggapan positif gaes. “Bagus sih ya, maksudnya engga sama kayak pameran lainnya soalnya setiap boothnya punya konsep dan desain yang bagus.” tambah Dira yang berencana mengajak calon suaminya ke acara ini saat weekend.

Melihat animo yang cukup besar, kedepannya Bridestory juga akan mengadakan acara serupa di Surabaya, Singapura dan Filipina. Selain itu para pengunjung serta calon pengantin di Bridestory Fair 2017 juga berkesempatan menangin doorprize, seperti koleksi Aralè feat Tex Saverio, voucher Frank & co., hingga perjalanan bulan madu ke Jepang dari SweetEscape.

Well, karena menikah itu sangat memorable, engga ada salah dong buat ngerencanain konsep dan mewujudkannya dengan vendor-vendor pilihan di Bridestory Fair 2017. Pameran ini dimulai Jumat-Minggu, 10-12 Februari 2017, mulai pukul 10.00-22.00 WIB tanpa dipungut biaya, alias gratis. “Yuk, kuy!”

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.