Rabu, 14 November 2018

Genmuda – Pemerintah Indonesia diwakili Menteri Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto mengumkan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Senin (8/5) lalu. Organisasi yang berdiri di Indonesia sejak 1980-an itu terindikasi bertentangan sama Pancasila dan UUD 1945.

Bertentangan gimana?

via replygif.net

Itu yang masih diperdebatkan antara pemerintah dan pihak HTI. Situs HTI secara resmi bilang kalo organisasi mereka bertujuan mendirikan negara Kekhalifahan. Sementara itu, Pasal 1 ayat 1 UUD 1945 menyatakan kalo “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan, yang berbentuk Republik.”

Dikutip dari Jawapos, pemerintah bilang kalo organisasi yang menyatakan sebagai partai politik itu gak berperan positif guna mencapai tujuan nasional. Lalu, aktivitas HTI diduga keras bikin benturan yang mengancam keamanan warga, ketertiban umum, dan keutuhan NKRI.

Pihak HTI jelas nentang putusan dan alasan pemerintah. Di situs resmi, Juru Bicara HTI, Ismail Yusanto bilang kalo semua kegiatan organisasinya murni buat perbaiki bangsa. Bentuk kegiatannya pun hanyalah dakwah keagamaan, bukan makar seperti yang dikhawatirkan pemerintah.

Felix Siauw, seleb medsos sekaligus tokoh HTI juga menolak kalo organisasi yang dikenalnya penuh harmoni dan toleransi itu dibubarin. Perdebatan boleh berlangsung terus, tapi keputusan pemerintah udah bulat. HTI dibubarin. Kalo masih ada kegiatan, berarti pelakunya melanggar putusan pemerintah dan bisa disanksi lagi.

Apa bedanya kekhalifahan dan republik?

via giphy.com

Republik Indonesia memilih pemimpin negara lewat pemilihan umum. Satu periode kepemimpinan dibatasi lima tahun dan satu orang cuma dibolehin memimpin selama dua periode. Aktivitas negara juga berlangsung berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sementara ideologi HTI mengartikan (secara samar-samar) kalo kekhalifahan adalah bentuk negara yang menegakkan hukum syariah Islam.

Berdasarkan sejarah, masa kekhalifahan dimulai setelah Nabi Muhammad SAW wafat pada 632 Masehi dan berakhir ketika Mustafa Kemal Ataturk mengubah kekhalifahan Turki jadi demokratis, sekitar Maret 1924. Setelah itu seorang khalifah dipilih berdasarkan berbagai cara. Pada periode “Sahabat Nabi” 632-661, khalifah diangkat lewat musyawarah perwakilan suku-suku Arab. Pada periode “Turki Utsmani” 1299-1924, gelar khalifah diberikan berdasarkan keturunan raja.

Jadi, negara khalifah kayak gimana yang coba didirikan HTI? Pertanyaannya mungkin gak bisa terjawab berhubung organisasi itu udah dibubarin.

Lalu, gimana asal-muasalnya HTI?

via giphy.com.

Semua berawal ketika Taqiuddin an-Nabhani, hakim Pengadilan Banding di Al-Quds (Baitul Maqdis), Palestina bikin organisasi politik Islam global, sekitar 1953. Melalui diskusi dan dakwah, tokoh publik itu mengajak seluruh lapisan warga ngelanjutin kekhalifahan.

Lama-lama, pahamnya tersebar juga sampai komunitas Muslim di berbagai negara sampai akhirnya masuk Indonesia lewat gerakan Dakwah Mahasiswa era 1980-an. Satu dekade kemudian, CNN bilang kalo dakwahnya mulai luber dari kampus ke masyarakat melalui aktivitas dakwah di Masjid, perkantoran, perusahaan, dan perumahan.

Sampai akhirnya, Hizbut Tahrir Indonesia diikuti lebih dari 55 ribu orang di Facebook, mulai bikin dakwah besar, dugaan makar, dan akhirnya dibubarin kayak sekarang.

Apakah ada negara lain yang melarang Hizbut Tahrir selain Indonesia?

Ada. Seperti di Jerman, Rusia, Inggris, Mesir, Tunisia, Bangladesh, dan semua negara Asia Tengah. Namun demikian keputusan pemerintah Indonesia ditanggapi beragam oleh masyarat, mayoritas dari yang kontra justru mempertanyakan dasar pemerintah membubarkan HTI, hingga belum adanya sama sekali surat teguran dari pemerintah.

Dari sejarah dan permasalahannya menurut Kawan Muda gimana, boleh banget loh kalo mau mulai diskusi atau mengomentari tulisan ini di kolom komentar. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.