Rabu, 23 Oktober 2019

Genmuda – Karena besarnya minat aneka kue, banyak orang mendadak ngejual aneka jenis kue jelang lebaran. Sebagian ada yang bikin sendiri, namun ada juga yang ngejual kembali kue dari suplier. Bagaimanapun caranya, bisnis ini mendadak booming jelang Lebaran.

Karena kebutuhan jelang Lebaran tuh banyak dan buat menghindari persaingat ketat perdagangan kue Lebaran, orang pun buka bisnis lain. Berikut ini Genmuda.com rangkumin 7 contoh bisnis dadakan yang layak kamu coba buat nambahin pundi-pundi rupiah di kantong. Cekidot!

1. Penitipan hewan

(Sumber: bandungdua.blogspot.com)

Berhubung mudik jadi repot kalo bawa hewan peliharaan, banyak pecinta hewan bakal nyari tempat buat nitipin peliharaannya. Kios penitipan hewan bisa-bisa kebanjiran order dan engga sanggup lagi nampung titipan baru. Ketika itulah, banyak orang yang engga mudik bersedia buka jasa penitipan hewan. Kalo kamu tertarik sama peluang bisnis ini, yang perlu dilakuin tentunya memastikan hewan tersebut tetep bersih, seneng, dan cukup makan. Lumayan kan yang jomblo jadi ada yang diperhatiin. *eh…

2. Kembang api

(Sumber: poskotanews.com)

Entah dapat suplai dari mana, tiba-tiba pedagang kembang api bakal nongol dengan etalase kayunya di pinggir-pinggir jalan. Berkardus-kardus merah berdebu berisi petasan terpajang padat di etalasenya. Lucunya, setelah masa Lebaran berakhir, pedagang dan produk-produknya mendadak hilang dari pasaran.

3. Pengrajin ketupat

(Sumber: bisnisukm.com)

Ketika Lebaran pun permintaan ketupat biasanya naik. Karena itu, banyak orang mengisi waktu luang bikin anyaman ketupat dan ngejualnya ke komplek-komplek atau lewat tukang sayur keliling. Karena banyak pengrajin ketupat, suplier janur (bahan pembuat ketupat) juga ikut kebanjiran pesenan.

4. Parcel

(Sumber: giftssa.com)

Ketika jelang Lebaran ada juga orang yang medadak merasa artistik terus ngebuka usaha parcel dadakan. Soalnya, banyak orang butuh kirim bingkisan tapi engga bisa meracik parcel yang cantik. Jangankan itu, milih barang buat dijadiin parcel aja kadang bikin pusing. Maka dari itu, para pengrajin parcel engga kalah laku dari tukang kue Lebaran.

5. Pakaian lebaran

Para peserta Grand Final SMESCO Hijab Icon Star 2016 di Galeri Indonesia WOW SMESCO, Sabtu (25/6) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)
Para peserta Grand Final SMESCO Hijab Icon Star 2016 di Galeri Indonesia WOW SMESCO, Sabtu (25/6) (Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)

Lebaran di Indonesia juga identik dengan baju baru. Karena itu, banyak pula orang jadi pedagang pakaian. Mulai dari hijab, busana muslim, hingga sarung. Ada juga beberapa toko offline dan online yang launching produk baru dalam masa-masa Lebaran kayak gini. Engga tertutup kemungkinan pedagang yang sukses dan laris ngelanjutin bisnis pakaiannya hingga Lebaran tahun depan.

6. Perlengkapan ibadah

(Sumber: republika.co.id)

Orang yang merayakan lebaran juga cenderung beli perlengkapan ibadah baru buat nyambut hari klimaks setelah berpuasa sekitar 30 hari itu. Engga di pasar atau di toko, tumpukan tasbih, sajadah, dan kitab suci terpampang di etalase terdepan. Malah, ada pula yang menjualnya keliling kompleks perumahan.

7. Transportasi

(Sumber: otozones.blogspot.com)

Selain membuka enam bisnis di atas, ada pula orang yang mendadak buka usaha di sektor jasa. Jenisnya ada banyak. Ada yang tiba-tiba rela jadi sopir buat nyopirin orang mudik dan ada pula yang nyewain mobilnya. Sebab, mobilitas orang emang makin tinggi terutama ketika hari Lebaran. Selain mudik, penduduk Indonesia pun kerap berkunjung ke rumah keluarga. Jadinya, permintaan jasa transportasi makin tinggi.

Menurut Kawan Muda, usaha apa lagi yang mendadak ramai waktu jelang Idul Fitri? Kasih tau di kolom komentar ya. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.