Kamis, 15 November 2018

Genmuda – Bersilaturahmi ke rumah tetangga dan sodara selama Idul Fitri sama aja kayak lagi wisata kuliner. Sekeren apapun ponsel, konsol, dan komputer di dalam rumah, pasti meja makannya diisi beberapa sajian tradisional.

Uniknya, daftar menu di satu rumah dengan rumah lain gak jauh berbeda. Padahal, tuan rumahnya gak ada yang janjian. Menu apa aja sih yang rutin nongol saat Lebaran? Coba liat di bawah ini.

Oppor Ayam

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Adalah sebuah peraturan tak tertulis di kalangan orang yang telah berumah tangga. Opor ayam sama dengan makanan penyambut hari raya. Tanpa opor, hari raya seolah belum afdol.

Lontong sayur

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Pasti ada lontong atau ketupat dengan aneka sayur. Ada yang lontong sayur ala Minang Kabau dengan sayur nangka pedas, ada lontong cap go meh, ada juga yang pakai sayur tauco kreasi sendiri.

Rendang

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Ada rendang yang dimasak masih ada kuahnya, ada rendang yang dimasak sampai kering banget. Ada rendang ayam, daging, atau telor. Bebas deh. Tapi, hampir semua rumah menyediakan rendang di meja makannya tiap hari raya.

Sambal goreng

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Menu utamanya sambal goreng. Tapi, ada banyak pengiringnya. Contoh, sambal goreng featuring kentang, udang, ati ampela, teri, hingga jengkol-petai. 

Gulai

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Gulai biasanya diletakan di sebelah opor. Maksudnya, sebagai pengganti kali aja ada yg gak suka makan kuah santan putih. Kenyataannya, opor, lontong sayur, rendang, sambal goreng, dan gulai dihajar semua di satu mangkok.

Lodeh

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Di antara para pemakan lontong, ada segelintir orang yang sukanya makan nasi di hari raya. Buat mereka inilah tuan rumah biasanya sediain sayur lodeh. Kenapa lodeh? Karena bahannya mirip dengan bahan kuah lontong. Gak ribet.

Semur

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Daging, ayam, dan telor yang gak dijadiin rendang bisa juga dijadiin semur. Teman sejatinya pasti nasi.

Namun demikian, kamu sama sekali gak dilarang mencampur semua menu di atas di dalam satu mangkok besar. Enak, loh. Tapi, bersiap aja supaya nanti kamu jadi lebar-an sementara orang-orang asik merayakan Lebaran. He-he. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.