Rabu, 25 April 2018

Genmuda – Keberadaan medsos gampangin proses stalking daripada di era tak berinternet. Kebalikannya juga begitu. Kamu bisa dengan gampangnya nyari tau siapa aja yang nge-stalking-in kamu bermodalkan medsos dan kuota.

Jangan parno dulu sama stalker. Kegiatan kepo-mengepo seluk kehidupan orang lain dilakuin karena berbagai alasan, termasuk contohnya demi ngegebet, pengen ngerekrut karyawan, atau cuma karena ngefans aja.

Apapun alasannya, cara di bawah ini bisa kamu ikuti untuk tau orang-orang yang pernah, sedang, dan akan kepoin kamu. Semoga semuanya ngebawa manfaat dan jauhin kamu dari mudorat ya, genks!

Lewat Instagram Stories

(Sumber: Istimewa)

Semua akun bisa ngeliat daftar penonton tiap-tiap IG Storiesnya. Nama penonton urutan teratas daftar itu bukanlah penonton pertama. Melainkan, akun yang paling kepoin kamu.

Sistem Instagram secara otomatis nempatin doi di posisi teratas lantaran paling sering ngeliat profil, berkomentar, dan ngelikes postingan kamu. Makin dikit hubungan kamu dengan si akun itu, makin turun peringkat doi.

Lewat Linked-In

via cloudfront.net
(Sumber: cloudfront.net)

Sementara para stalker di Instagram berharap kenal kamu lebih personal, para tukang kepo di Linked-In berharap kenal kamu lebih profesional. Kenapa profesional? Karena aplikasi itu adalah medsos merangkap resume, curiculum vitae, sekaligus tempat ngerekrut dan nyari kerja.

Tiap kali pengguna Linked-In kepoin akun kamu, aplikasi itu bakal ngasih notifikasi ke kamu, kok. Mirip banget kayak notifikasi di Path ketika seseorang main ke profil kamu.

Lewat Google Alerts

via Google Alerts
(Sumber: Google Alerts)

Fitur unik Google ini sebenernya dibuat untuk pemburu berita alias news hunter kepoin berita terbaru terkait tema-tema tertentu. Cuma, kamu juga bisa memakainya untuk cari tau para stalker kamu.

Tiap kali nama kamu disebutkan dalam situs apapun yang bisa Google akses, kamu akan dikabarin langsung sama Google. Jadi, ketauan deh siapa aja yang suka gosip (semoga gak jelek-jelekin) kamu di internet.

Lewat googling nama sendiri

via Google
KETAUAN LAGI ADA YANG NGOMONGIN ORANG DI FORUM! (Sumber: Google)

Cara lain cari tau orang-orang yang gosipin kamu di internet adalah dengan menggogling nama sendiri. Hasil pencariannya bukan cuma nampilin macam-macam akun digital kamu, melainkan konten forum, twit, status, mention, yang ada nama kamunya.

Lewat Social Mention

via mentionlytics.com
Tampilan Social Mention 2016. (Sumber: mentionlytics.com)

Lebih detil lagi, pake aja aplikasi Social Mention untuk ketahui orang-orang yang ngomongin kamu di internet. Aplikasi itu dipake Microsoft, Adobe, Asos, dan brand mancanegara lain.

Kodingan aplikasinya secara otomatis memantau, mendata, dan ngelaporin temuan terkait kata kunci tertentu (bisa jadi kata kuncinya dalah nama kamu) yang dibicarain di media online, YouTube, hingga Twitter.

Lewat cara agak rumit di Facebook

via telegraph.co.uk
(Sumber: telegraph.co.uk)

Pernah nemuin postingan jebakan macam “Tulis komen berisi nama akun dan password kamu untuk ketahui orang yang paling sering lihat profile kamu,” lalu akun kamu dihack saat ikutin perintah jebakan itu?

Yah, di antara banyak cara, itu bukan salah satunya ngeliat stalker kamu di FB. Cara sebenernya tuh begini:

  • Buka timeline FB dari browser
  • Klik kanan di timeline
  • Klik “View page source” pada pilihannya
  • Jangan pusing meski banyak data koding muncul di layar
  • Tekan CTRL (+) F di keyboard untuk munculin kolom pencarian
  • Di kolom itu, ketik “InitialChatFriendsList” (Gak usah masukin tanda “)
  • Sabar, jangan pusing liat koding
  • Cari sederet angka yang merupakan ID akun FB (Deretan angka itu diawali dengan kodingan id:deretangka)
  • Buka tab baru
  • Ketik facebook.com/deretangka (Isi deret angka sesuai cara sebelumnya)
  • Setelah laman itu dikunjungi, itulah akun yang sering kepoin kamu.

Lewat cara lama

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Cara lama ya dilakuin dengan ngambil ponsel temen-temen terduga tukang stalker, buka berbagai aplikasi medsos, dan cek kolom pencariannya. Apabila di situ terdapat nama kamu, berarti doi sering kepoin. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.