Minggu, 16 Desember 2018

Genmuda – Indonesia Japan Cinema Week 2018 atau Pekan Sinema Jepang 2018 kembali digelar di Jakarta, tanggal 7-16 Desember 2018. Diselenggarakan oleh Visual Industry Promotion Organization (VIPO) bersama Agency of Cultural Affairs dan Japan Foundation selama sepuluh hari kamu bisa nonton film-film Jepang di CGV Grand Indonesia, Jakarta.

Dalam acara konferensi pers di CGV Grand Indonesia, Jakarta, hari Selasa (27/11), pada penyelenggaraan yang keempat kali ini, Pekan Sinema Jepang 2018 menjadi sangat spesial karena turut memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Jepang-Indonesia.

Katsura Toda, Ketua Urusan Kebudayaan Pemerintah Jepang bilang kalo tahun ini pihaknya telah menyajikan sejumlah karya baru dan film-film dari sineas muda Jepang, sekaligus mengajak kita buat tau lebih banyak tentang budaya Jepang melalui medium film.

“Selain membuka kolaborasi, acara ini juga membuka peluang diputarnya film Indonesia di Jepang sekaligus memperkenalkan budaya kedua negara.” kata Norihisa Tsukamoto Direktur Japan Foundation kepada awak media.

Dia juga menambahkan bahwa tahun ini akan lebih banyak lagi sineas Jepang yang datang ke Indonesia untuk saling berbagi pengalaman.

Terus apa lagi sih yang menarik dari acara tahunan ini? Nih, Genmuda.com kasih tau buat kamu!

6 kategori film yang pas sama selera kamu

©Genmuda.cacom/2018 Liki

Sebagaimana Genmuda.com pernah informasikan ke kamu senggaknya ada enam kategori film yang bisa kamu pilih. Pertama ada ‘New J-Director’ yang merupakan film-film dari sutradara baru di Jepang. Lineup filmnya ada, “SUNNY: Our Heart Beat Together”, “Tremble All You Want”, “Pleta in The Toilet”, “PARKS”, “Lu Over the Wall”, dan “Ponoc Shortfilms Theatre: Volume 1 Modest Heroes”.

Kategori ‘New J-Film’ berisi film-film baru yang jadi ngehits di negeri Sakura. Film yang masuk kategori ini adalah, “Chiyayufuru Part 3”, “Color Me True”, Launching Under The Clouds”, “Perfect World”, “Shoplifters”, “The Crimes That Bind”, “Yakiniku Dragon”, “Mary and The Wicth’s Flower”, “Mixed Doubles”, dan “The-8 Year Engagement”.

Kalo kamu suka film-film samurai, ada juga nih kategori ‘Samurai Historical’. Jajaran film yang masuk di sini ada “Samurai’s Promise”, “Miss Hokusai”, “Samurai Hustle”, “The Tale of the Princess Kaguya”, “YOJIMBO”, dan “The Sun in the Last Days of the Shogunate”.

Selanjutnya ada kategori ‘Kira-kira Teen’. Ini adalah kategori film drama romantis komedi dengan latar sekolah. “Bring on the Melody!”, “Let Me Eat your Pancrease”, “One Week Friends”, dan “TEIICHI-Battle of Supreme High” jadi empat film yang masuk kategori ini. Cocok nih buat kamu yang suka ron-com unyu-unyu.

Kamu yang suka spesial efek Tokusatsu kayak di film Godzilla atau Ultraman, ada nih katergori ‘Tokusatsu Special Effects’. Empat film yang gak boleh kamu lewatin di kategori ini adalah, “Kamen Rider X Super Sentai: Cho Super Hero Taisen”, “A Giant Warrior Descends on Tokyo”, “GAMERA: The Guardian of the Universe”, dan “Godzilla”.

Kategori terakhir ada kategori Dokumenter dari kisah-kisah luar biasa di Jepang seperti film “Inland Sea”, “Life is Fruity”, dan “Roots”.

Menurut Kenichi Takeyama, Konsulat Kebudayaan dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, “Ini adalah kali pertama Pekan Sinema Jepang menghadirkan 6 kategori dan banyaknya film-film terbaru.”

Sebagai warga negara Jepang, dia juga bilang kalo gak semua film di Pekan Sinema Jepang 2018 pernah ia tonton.

Rekomendasi film yang gak boleh dilewati

©Genmuda.cacom/2018 Liki

Velove Vexia yang ditunjuk sebagai ambassador acara Pekan Sinema Jepang 2018 juga gak ketinggalan kasih rekomendasi film yang wajib kamu tonton. Dia sangat ngerekomendasikan film “The Man from The Sea” yang tayang pada 16 Desember 2018. Selain ceritanya yang bagus film drama fantasi ini juga mengambil latar cerita pasca bencana tsunami di Aceh.

Beda dengan Velove, Hiroaki Kato justru punya dua rekomendasi film yang wajib Kawan Muda tonton. “Aku sangat ngerekomendasikan ‘One Cut of The Dead’ karena baru aja nonton film ini di pesawat. Dan di Jepang itu populer banget. Sedangkan yang kedua ‘The Tale of the Princess Kaguya’ yang merupakan film animasi dari studi Ghibli” jelas Hiro ke Genmuda.com.

Cowok Jepang yang jago berbahasa Indonesia ini juga bilang kalo dua film rekomendasinya itu punya pesan yang menarik dan cocok buat orang Indonesia.

Simposium dan workshop

Selain acara nonton film, pihak penyelenggara juga menyiapkan berbagai kegiatan menarik lainnya untuk kamu dan filmmakers selama Pekan Sinema Jepang 2018 berlangsung. Mulai dari workshop mengenai special effect (Tokusatsu), diskusi dengan produser dan aktor dari Jepang, serta simposium oleh filmmakers dari bersama Riri Riza dan sineas Jepang.

Norihisa Tsukamoto berharap semua kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas industri film di Indonesia dan Jepang.

Digelar di empat kota

Selain di Jakarta, acara ini juga berlangsung di tiga kota lain, yaitu Makassar (23-25 November 2018) di CGV Daya Grand Square; Yogyakarta (27 November-4 Desember 2018) di Museum Nasional Jogja, Empire XXI, dan Cinemaxx; serta Bandung (21-23 Desember 2018) di CGV Paskal.

Harga tiketnya berapa?

Santai, kamu bisa nonton film di Pekan Sinema Jepang dengan harga Rp 20.000 untuk hari biasa dan Rp 25.000 untuk akhir pekan. Pesan dari Genmuda.com, sebaiknya mulai tentuin film apa yang bakal kamu tonton karena belum tentu kapasitasnya tersedia. Kalo penasaran coba aja cari informasi lengkap seputar jadwal dan sinopsis film yang ditayangkan di situs Jcinema2018.id. Selamat menonton!

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.