Senin, 19 Agustus 2019

Genmuda – Nama The Chainsmokers belakangan ini kayaknya lagi banyak disorot di mana-mana nih, Kawan Muda. Hal tersebut terjadi engga lain dan engga bukan berkat kesuksesan single terbaru mereka yang berjudul ‘Closer’.

Menyusul keberhasilan ‘Don’t Let Me Down’, ternyata The Chainsmokers masih punya ‘Closer’ sebagai amunisi lain buat naklukin berbagai tangga lagu. Bahkan, kalo ‘Don’t Let Me Down’ cuma bisa sampai deretan top 10, ‘Closer’ justru bisa berada di posisi puncak sejak dirilis pada 29 Juli. Single itu pun sekaligus jadi single nomor 1 pertama The Chainsmokers di Billboard Hot 100 dan UK Singles Chart.

Namun demikian, kenapa sih ‘Closer’ bisa sampai sengehits itu di tangga lagu? Yang lebih gokilnya lagi, kenapa juga banyak orang engga ada berhenti-berhentinya buat ngedengerin lagu tersebut? Well, engga usah heran atau bingung segala, berikut ini Genmuda.com rangkumin 5 alasannya:

1. Catchy

Walau baru sekali atau dua kali ngedengerin ‘Closer’, engga lama abis itu dijamin kamu pasti udah bakal apal lagunya dikit-dikit. Hal itu terjadi karena single tersebut seakan jadi hasil perpaduan beragam unsur musik, mulai dari punk sampai musik klasik. Sementara secara lirik, single tersebut bait-baitnya cukup mudah ditangkap telinga, kayak misalnya “Play that Blink-182 song / That we beat to death in Tucson“. Singkatnya, single tersebut bisa nunjukin semangat musik kekinian dengan cara yang brilian.

2. Ajang nostalgi(l)a

Secara keseluruhan, bisa dibilang ‘Closer’ nyeritain tentang masalah percintaan yang emang dialami dan diharapin oleh banyak orang. Hal tersebut lagi-lagi bisa kamu temuin pada liriknya, di mana sepasang mantan mendadak ketemu dan ngerasain cinta lagi setelah bertahun-tahun pisah. Single tersebut pada dasarnya nunjukin bahwa di balik hubungan yang udah berakhir, kadang masih ada kemungkinan bahwa hubungan itu masih bisa lanjut. Nostalgi(l)a banget lah pokoknya lagunya!

3. Kualitas vokal Halsey

Keputusan The Chainsmokers buat ngelibatin Halsey di ‘Closer’ ternyata sama sekali engga salah. Vokal Halsey sukses berpadu apik dengan vokal Andrew Taggart dan akhirnya jadi warna tersendiri buat single tersebut. Dengan kolaborasi yang luar biasa itu, keduanya pun sama-sama diuntungin, soalnya masing-masing dari mereka bisa ngebawa kelompok pendengar baru buat satu sama lain.

4. Unik, tapi masih wajar

Balik lagi ke soal lirik, walau di sepanjang lagunya ada sejumlah kiasan seksual, ‘Closer’ sebetulnya engga seekstrem sebagian besar lagu lainnya yang ngusung topik serupa. Dengan demikian, kalopun kamu mau nyanyiin lagu ini kencang-kencang, seengganya kamu engga perlu takut bakal dianggap gimana-gimana. Palingan kamu cuma bakal dianggap ngeganggu aja sama orang-orang.

5. Asik buat ngiringin beragam aktivitas

Mau kamu lagi mandi, makan, galau, baper, maupun nge-gym atau lari-lari cantik sekalipun, ‘Closer’ jelas bisa jadi salah satu lagu pengiring yang tepat buat beragam aktivitas kamu itu. Dengan getaran EDM-nya yang cenderung santai, single tersebut bakal bikin kamu terhanyut dan nagih buat terus-terusan ngedengerin lagunya berulang kali. Engga ada bosan-bosannya deh, Kawan Muda!

(sds)

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer