Kamis, 22 Agustus 2019

Genmuda – Acara festival musik terbesar di Asia Tenggara, Soundrenaline akan kembali digelar pada tanggal 7 dan 8 September 2019 di Garuda Wisnu Kencana, Bali. Memasuki tahun ke-17 acara ini mengusung tema ‘The Spirit of All Time’.

Sejalan tema tersebut pihak penyelenggara ingin menjadikan festival ini sebagai ajang kolaborasi insan kreatif dari berbagai profesi, generasi, dan karya. Menurut Andhika Adiputra dari Level 7 selaku penyelenggara, setiap tahunnya Soundrenaline gak cuma menghadirkan karya-karya progresif tapi ikut mengkolaborasikan karya yang gak habis dengan zaman.

“Kita gak mau membatasi (genre -re) musiknya, selain menampilkan lineup musisi baru dan senior, ada juga kolaborasi kreatif bersama pelaku profesional di industri kreatif demi menyajikan timeless festival experience.” ungkap Andhika atau yang biasa disapa Chocky.

Dalam acara jumpa pers di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (31/7), Chocky menjanjikan bahwa tahun ini akan banyak keseruan yang bisa Kawan Muda rasain dari perhelatan Soundrenaline 2019. Selengkapnya udah Genmuda.com rangkum di bawah!

1. Lineup musisi kece

©Genmuda.com/2019 Liki
©Genmuda.com/2019 Liki

Widi Puradireja yang ditunjuk sebagai music director Soundrenaline 2019 ngebeberin bahwa festival ini sengaja menyatukan musisi dari genre dan generasi berbeda. Sebagai acara festival musik terbesar di Asia Tenggara tahun ini seenggaknya bakal ada 4-5 musisi dari negera tetangga seperti GYM & SYM dari Thailand, Mellow Fellow (Filipina) dan Jambinai (Taiwan).

Untuk musisi lokalnya diwarnai sama sederet musisi senior dan pendatang baru. Mereka semua adalah Seringai, Barasuara, RAN, Maliq & D’Essentials, Kunto Aji, Tulus, Kelompok Penerbang Roket, Ardhito Pramono, THE S.I.G..T, .Feast, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk tamu spesial tahun ini akan ada penampilan dari band rock lawas asal Inggris, Suede.

“Selain musisi lokal yang lawas dan baru-baru, kita kasih tempat untuk musisi di Asia Tenggara untuk tampil di sini. Sedangkan buat Suede, lagu-lagu mereka itu ada unsur timeless-nya ya, nostalgic juga. Nah, Suede mewakili unsur nostalgianya.” jelas Widi kepada awak media.

Lebih lanjut sejumlah musisi dipastikan akan tampil beda dalam acara ini. Viki Vikranta dari band Kelompok Penerbang Roket (KPR) ngebocorin bahwa mereka siap memberikan kejutan di acara ini.

“Selain bakal ngebawain lagu baru, kita bakal ajak seorang produser sekaligus gitaris handal buat main satu panggung. Siapa orangnya? Nanti bisa kalian liat di Soundrenaline.” jelasnya.

Gak cuma itu, Widi juga memberikan banyak kebebasan kepada para musisi yang masuk dalam lineup. Seperti halnya kolaborasi Mocca dengan Ardhito Pramono. “Mocca diibaratkan kakak dan Ardhito sebagai adiknya, jadi semua kita serahkan pada mereka kolaborasinya seperti apa.” tambah drummer Maliq & D’Essentials itu.

2. Deretan kolaborator lokal

Sosok Saleh ‘Ali’ Husein dipercayai sebagai art director Soundrenaline 2019. Pada kesempatan tersebut cowok yang juga menjadi gitaris White Shoes and The Couples Company dan The Adams itu menyelaskan bahwa konsep seni yang kental bakal ada di seluruh area festival.

“Menurut gue festival seperti ini harus melibatkan insan kreatif lainnya. Gak melulu dari musisi aja.” jelas Saleh ke Genmuda.com.

Sebanyak 17 kolaborator baik secara individu dan kelompok akan ikut menyumbangkan kreativitas mereka pada masing-masing area Soundrenaline 2019. Untuk konsep panggung akan digawangi sama visual artist, Isha Hening.

Selain itu masih ada DGTMB Project dari Eko Nugroho, Fluxcup, I Made Aswino Aji, dan karya seniman lainnya. Namanya perupa kontemporer Indonesia, Eddie Hara, juga punya andil dalam logo baru Soundrenaline 2019.

Fluxcup yang dikenal lewat video-video konyol masih akan tampil dengan video Kill your Idol-nya. Saat diwawancarai Genmuda.com, Ucup ngaku bahwa proses kreatifnya gak terlalu memakan waktu lama.

“Konsep ini udah gue tabung sejak lama di video-video gue sebelumnya, nah kebeneran di Soundrenaline ini ada beberapa artis yang bisa dibilang ‘ketemu korbannya’ langsung aja dibikin Kill Your Idol’.” jelas Ucup.

3. Area A Camp yang lebih istimewa

©Genmuda.com/2019 Liki
Ki-Ka: Choky, Saleh, dan Widi ©Genmuda.com/2019 Liki

Besarnya antusiasme pengunjung buat staycation di tengah tebih area GWK masih jadi perhatian pihak penyelenggara. Saleh ngejelasin ke Genmuda.com bahwa saat ini pematangan jumlah tenda yang disediakan masih dirahasiakan.

“Semoga kita masih bisa dapetin quantity yang sama dengan tahun lalu. Namun bedanya dari tahun lalu kan gak semua artis bisa masuk ke area Camp, sedangkan sekarang bisa. Jadi buat yang di Camp, ya kemungkinan besar lo bakal ketemu sama artis yang akan main atau nongkrong di deket lo.” jelas Saleh.

“Gue berharap dengan adanya ruang temu seperti itu akan bikin suasana lebih cair dan terciptanya kolaborasi di masa depan.” harap Saleh.

Terkait berapa jumlah ketersedian area A Camp, Saleh gak bisa ngebocorin lebih banyak. Tapi kalo lo penasaran dengan informasi Soundrenaline 2019 langsung aja mampir ke situs resmi mereka di soundrenaline.id.

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.