Selasa, 23 Oktober 2018

Genmuda – Para direksi dan pemegang saham 21st Century Fox sepakat menjual perusahaan media itu ke Disney dengan harga tunai 35,7 miliar dollar AS ditambah 343 juta saham. Ditotal, biayanya jadi 71,3 miliar dolar AS.

Pembelian itu terjadi setelah pihak Fox batalin tawaran sebesar 52,4 juta Disney pada Desember 2017. Soalnya, Comcast selaku perusahaan media pesaing Disney berani meminang Fox dengan harga 65 milliar dolar AS.

Gak mau kalah, para petinggi Disney dan Fox bertemu di Hotel Hilton Manhattan, AS, 27 Juli lalu. Pada satu ballroom, mayoritas Disney sepakat naikin harga pinangannya jadi 71,3 miliar dolar AS.

via imgur.com

Di ballroom lain, para petinggi Fox menyepakati harga pinangan itu dan perwakilan keduanya menandatangani kontrak kerjasama. Resmi sudah 21st Century Fox gabung dengan Disney.

Penggabungan itu juga melingkupi anak-anak perusahaan Fox, misalnya franchise “X-Men,” “The Simpsons,” dan “This Is Us.” Ada juga channel hiburan macam FX, National Geographic, dan Star TV India.

Lebih detil, perjanjian kerjasama itu membuat Rupert Murdoch kehilangan kekuasaannya pada mayoritas kegiatan Fox. Beliau kini hanya jadi pemegang saham minoritas Disney.

Namun demikian, beliau masih terus mengelola bisnis media yang dirintisnya, macam Fox News, Wall Street Journal, The New York Post, dan The Sun Inggris. Kepemimpinan anak-anak perusahaan yang gabung ke Disney diserahin ke anaknya, Lachlan.

“Avenger vs X-Men” masih jauh

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Meski kini para fans superhero berharap kemunculan “Avengers vs X-Men,” project besar itu masih jauh. Malah, terbilang bukan prioritas utama Disney saat kepikiran membeli Fox.

Chief Executive Disney, Robert A Iger bilang, “Pembelian Fox akan membantu kami mempercepat strategi (distribusi) langsung ke konsumen. Dengan langsung menghadirkan (hiburan) ke konsumen, kami yakin bisnis kami akan vital ke depannya. Dan, itu prioritas kami.”

Apa maksudnya distribusi langsung ke konsumen? Maksudnya, memanfaatkan aplikasi streaming ciptaan Fox, yaitu Hulu buat menayangkan semua konten hiburan Disney, gak terkecuali film-film bioskopnya. Meaning, Disney pengen menyaingi Netflix, iFlix, dan segala aplikasi konten streamer.

Hanya saja, project prioritas itu belum bisa berlangsung dalam waktu dekat. Soalnya, Disney butuh melalui segala proses administrasi dan pengalihan kekuasaan, baik di Amerika Serikat atau di negara lain. Diprediksi, proses itu akan rampung awal 2019.

Dengan pembelian itu, nama 21th Century Fox resmi berubah jadi “NEW FOX.” Dalam dunia hiburan AS, pembelian itu termasuk yang paling masif sejak 20th Century Picture bergabung dengan Fox Film sehingga melahirkan 20th Century Fox. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.